Skripsi
Evaluasi tingkat kematangan e-learning berbasis e-learning maturity model di Kota Blitar / Niki Priarsa Viki Yonanda
Abstrak
ABSTRAK Yonanda Niki. 2019. Evaluasi Tingkat Kematangan E-Learning Berbasis E-Learning Maturity Model di Kota Blitar. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Aji Prasetya Wibawa S.T. M.T. Ph.D. (II) Drs. Slamet Wibawanto M.T. Kata Kunci Evaluasi E-Learning E-Learning Maturity Model Berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs Pemerintah Kota Blitar bahwa Kota Blitar memiliki sebuah e-learning yang dikembangkan untuk mendukung proses belajar dan mengajar yaitu Sistem Informasi Anak Unggul (SINAU) Kota Blitar yang merupakan e-learning yang dikembangkan untuk menciptakan pembelajaran inovatif secara daring melalui situs. Namun selama SINAU Kota Blitar dikembangkan belum ada evaluasi yang dilakukan oleh tim pengembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan (1) proses pada aspek pedadogis e-learning (2) proses penyusunan dan pemeliharaan sumber e-learning (3) proses dukungan dan manajemen operasional e-learning (4) proses evaluasi dan kontrol kualitas e-learning dan (5) proses perencanaan dan manajemen kelembagaan. Penelitian ini menggunakan E-Learning Maturity Model yaitu model yang digunakan untuk mengukur tingkat kematangan dari e-learning dengan penelusuran aktivitas dan praktik yang telah dilaksanakan pada e-learning. Key Process Area yang digunakan sebagai variabel pada model ini yaitu Learning Development Support Evaluation dan Optimization. Variabel-variabel tersebut terdapat sub-variabel yang memiliki indikator-indikator yang mencerminkan variabel tersebut dan kapabilitas proses yang diukur menggunakan dimensi Delivery (D1) Planning (D2) Definition (D3) Management (D4) dan Optimization (D5) dengan dinyatakan dalam skala 1 sampai dengan 4. Pengukuran dimensi kapabilitas (delivery planning definition management dan optimization) pada kondisi riil dari SINAU Kota Blitar mendapat nilai rata-rata berturut-turut sebesar 1 8 1 5 1 5 1 4 dan 1 3. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kematangan e-learning SINAU Kota Blitar yang diukur berbasi E-Learning Maturity Model adalah belum diterapkan sepenuhnya. SINAU Kota Blitar masih berada pada tahap level 1 atau no formal process. Hal tersebut disebabkan dalam SINAU Kota Blitar masih banyak proses-proses yang dinilai dengan dimensi kapabilitas yang belum tercapai pada e-learning