Skripsi
Keefektifan konseling kelompok realita dengan teknik modelling untuk mengurangi academic burn-out siswa SMP 2 Maarif Kota Malang / Herwindra Eka Wahyu Purnama
Abstrak
RINGKASAN Wahyu EHerwindra.2019.KeefektifanKonselingKelompokRealitadenganTeknikModelling untuk Menurunkan Academic Burn-out Siswa SMP 02 Maarif.Skripsi JurusanBimbingandanKonseling FakultasIlmuPendidikan UniversitasNegeri Malang Pembimbing (I) Dr. Triyono M.Pd (II) Drs. HariadiKusumo M.Pd Kata Kunci KonselingKelompokRealita Modelling Academic Burn-out Siswa SMP Academic burn-out adalah kepadaman gairah belajar dimana seorang pelajar mengalami kelelahan fisik kelelahan emosional dan kelelahan mental karena aktivitas belajar sehingga semangatnya menjadi menurundi dalam proses pembelajaran. Penggunaan konseling realita dengan teknik modelling dapat membantu siswa agarberperilaku yang lebih semangat dalam pembelajaran dikelas dengan cara memberikan model yang sudah mencapai dan memenuhi kebutuhan dasar manusia seperti Responsibility Realitis dan Right dari model tersebut dapat memberikan motivasi bagi siswa untuk lebih bersemangat dan menekankan bahwa siswa bisa seperti model tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode ekperimentuntuk subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitusiswa yang memiliki masalah burn-out dilihat dariskorinventoriburn-outacademic.Rancangan penelitian ini meliputi pretets posttest dan diberikan treatmentberupa konseling kelompok realita dengan teknik modelling agar bisa mengurangi academic burn-outsubjek penelitian tersebut. Pada penelitian ini peneliti melakukan pengukuran awal atau pretes (O1) terhadap kelima subjek yang diambil untuk diteliti kemudian tahap selanjutnya peneliti memberikan treatmen(X) menggunakan pedoman konseling kelompok realita dengan teknik modeling yang dirancang oleh peneliti dan untuk tahap akhir peneliti melakukan posttest (O2) untuk melihat perbedaan skor dari pretest diawal sebelum treatment untuk mengetahui efek dari perlakuan yang diberikan dari peneliti kepada subjek penelitian. dalam penelitian ini terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest setelah diberikan treatment. maka dapat disimpulkan terdapat penurunan tingkat skor academic burn-outsiswa sesudah diberi perlakuan konseling kelompok realita dengan teknik modelling.Maka konseling kelompok realita dengan teknik modelling efektif untuk mengurangi academic burn-outsiswa SMP 2 Maarif. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat beberapa saran terkait penelitian ini konselor untuk memberikan bimbingan yang lebih inovatif agar anak tidak padam gairah dalam pembelajaran disekolah Untuk penggunaan teknik modelling dianjurkan menggunakan model yang kondisinya sama dengan subjek penelitian sehingga subjek bisa lebih termotivasi. Bagi mahasiswa Bimbingan dan konseling hasil penelitian dapat memberikan gambaran terkait siswa yang mengalami academic burn-outsehingga mahasiswa dapat mengembangkan teknik yang lebih efektif untuk mengurangi burn-out siswa.