Skripsi
Karakteristik dan fungsi puisi pada masa transisi dari Dinasti Umayyah ke Dinasti Abbasiyah / Najmah Al Hinduan
Abstrak
RINGKASAN Al Hinduan Najmah. 2019. Karakteristik dan Fungsi Puisi Pada Masa Transisi dari Dinasti Umayyah ke Dinasti Abbasiyah. Skripsi. Jurusan Sastra Arab. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Achmad Tohe M.A. Ph.D (II) Ibnu Samsul Huda S.S M.A. Kata kunci Dinasti Umayyah Dinasti Abbasiyah Transisi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan fungsi puisi pada masa transisi dari Dinasti Umayyah ke Dinasti Abbasiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural dan sosiologi sastra. Data yang digunakan adalah teks puisi-puisi klasik pada masa transisi Umayyah ke Abbasiyah. Sumber data penelitian ini yaitu buku sejarah sastra karya Syauqi Dhaif yang berjudul Tarikh Al Adab Al Arabi Al Ashru Al Islami wa Al Ashru Al Abbasiy. Karya Muhammad Hafaji berjudul Al Adabul Umawiy Wal Abbasiy. Karya Muhammad Dinwari berjudul As Syi ru wa Syuara. Karya Nadim Rasyid berjudul Al Adab Al Arabi Fi Al Asri Abbasiy. Karya Mustafa Syak ah yang berjudul As Syi ru wa Syuara Fi Al Asri Abbasiy. Karya Falih Kaylani yang berjudul Syuara Al Asru Umawi. Masa transisi adalah masa peralihan yang ada di antara Dinasti Umayyah dan Dinasti Abbasiyah (tahun 700-800 M ). Pada masa transisi yaitu rentangan 100 tahun ini terdapat lima belas penyair yang representasi puisinya menjadi kajian penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tujuh jenis puisi yang terdapat pada masa transisi yaitu madh hija naqaidh zuhud gazal khamriyyat dan fakhr. Ketujuh puisi ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda untuk memenuhi fungsi yang berbeda-beda pula. Diantaranya yaitu diksi yang menggunakan kata-kata konotatif imajinasi yang kuat menggunakan banyak majas simile/tasybih sinisme sarkasme personifikasi dan metafora/istia rah. Tipografi dan rima yang teratur. Nada syairnya cenderung masih terikat dengan wazan dan qafiyah. Di antara puisi era transisi ini banyak berisi tentang perselisihan antar sekte agama pengungkapan cinta hingga peringatan umat kepada kematian. Adapun fungsi puisi pada masa transisi dari dinasti Umayyah ke dinasti Abbasiyah yaitu sebagai alat pertikaian puisi sebagai alat penerus tradisi dan pelestarian budaya puisi sebagai kritik dan kontrol sosial puisi sebagai alat propaganda politik dan puisi sebagai alat komoditi.