Skripsi
Hubungan faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat dengan perilaku pelajar dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut di SDN Percobaan 02 Malang / Vivi Tandialla
Abstrak
RINGKASAN Tandialla Vivi. 2019. Hubungan Faktor Predisposisi Faktor Pemungkin dan Faktor Penguat dengan Perilaku Pelajar dalam Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Di SDN Percobaan 02 Malang. Skripsi Jurusan Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Endang Sri Redjeki M.S. (II) drg. Rara Warih Gayatri M.PH. Kata kunci predisposisi pemungkin penguat perilaku Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian dari kesehatan tubuh yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keluruhan juga tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Anak usia Sekolah Dasar (SD) merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies gigi. Pada umumnya keadaan kebersihan mulut anak lebih buruk dan lebih banyak makan-makanan dan minuman yang menyebabkan karies dibandingkan orang dewasa. Penyakit karies gigi adalah salah satu penyakit gigi dan mulut yang banyak diderita masyarakat Indonesia yaitu sekitar 90%. Anak-anak rentan terkena masalah gigi berlubang karena sifat maupun sikap yang dimiliki anak-anak yang belum mengetahui tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi faktor pemungkin dan faktor penguat terhadap perilaku pelajar dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut di SDN percobaan 2 Malang. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan dengan metode penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran dengan sasaran responden pelajar kelas IV di SDN Percobaan 2 Malang. Hasil dari penelitian ini diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan perilaku pelajar dengan p value 0 025 945 0 05 responden laki-laki yang berperilaku baik 3 3% dan buruk 48 9% sedangkan perempuan yang berperilaku baik 4 4% dan buruk 43 4%. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku pelajar dengan p value 0 017 945 0 05 proporsi responden yang berpengetahuan tinggi dan berperilaku buruk 34 3% sedangkan responden yang berpengetahuan kurang dan berperilaku buruk 49 3%. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan perilaku pelajar dengan p value 0 027 945 0 05 responden yang memiliki sikap setuju dengan perilaku buruk 60 9% sedangkan yang memiliki sikap tidak setuju dengan perilaku buruk 29 1%. Terdapat hubungan yang signifikan antara makanan kariogenik dan perilaku pelajar dengan p value 0 037 945 0 05 responden yang sering mengkonsumsi makanan kariogenik dan berperilaku buruk 74 7% sedangkan yang tidak pernah mengkonsumsi makanan kariogenik dan berperilaku buruk 9 4%. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh keluarga dan perilaku pelajar dengan p value 0 019 945 0 05 responden yang berperilaku buruk karena adanya pengaruh dari keluarga 62 2% dibandingkan dengan yang tidak memiliki pengaruh dari keluarga 29 6%. Pengetahuan dengan pengaruh 1 767 lebih besar memicu untuk berperilaku buruk dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut di SDN Percobaan 2 malang.