Skripsi
Analisis determinan Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia / Fitriyah
Abstrak
RINGKASAN Fitriyah. 2020. Analisis Determinan Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia. Skripsi Program Studi Ekonomi Pembangunan Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Farida Rahmawati S.E. M.E. Kata Kunci Penanaman Modal Asing Produk Domestik Bruto (PDB) Inflasi Ease of Doing Business (EoDB) Penanaman modal bagi suatu negara sangat penting khususnya bagi negara berkembang yang membutuhkan dana yang besar untuk membangun negaranya. Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi negara tujuan investasi di dunia dan berada di posisi empat di dunia. Namun hingga sekarang tidak dipungkuri bahwa persaingan untuk menarik investor masih tinggi dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan. Hal ini dapat menjadi masalah bagi Indonesia yang masih tergolong sebagai negara berkembang. Nilai realisasi PMA di Indonesia lebih besar daripada nilai realisasi PMDN. Sehingga PMA memiliki peran yang cukup besar bagi permodalan di Indonesia. Setiap investor yang masuk ke Indonesia untuk melakukan invetasi mempertimbangkan berbagai faktor baik ekonomi sosial maupun politik untuk membuat keputusan berinvestasi sehingga menguntungkan baginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB) inflasi dan Ease of Doing Business (EoDB) terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia pada triwulan I tahun 2014-triwulan III tahun 2019. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan Model OLS. Data yang digunakan adalah data time series yaitu dari triwulan I tahun 2014-triwulan III tahun 2019 yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistik (BPS) Bank Indonesia (BI) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan World Bank. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) artinya apabila PDB meningkat maka PMA akan meningkat begitupun sebaliknya. PDB dapat menggambarkan perekonomian suatu negara serta pendapatan masyarakat apabila pendapatan meningkat daya beli masyarakat meningkat maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan (2) Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) artinya apabila inflasi meningkat maka PMA akan turun begitupun sebaliknya. Inflasi mempengaruhi naik turunnya harga dari suatu produk di suatu negara apabila harga suatu produk tinggi maka kurang menguntungkan bagi perusahaan karena daya beli masyarakat turun sementara biaya produksi tinggi dan (3) Skor Ease of Doing Business (EoDB) mempunyai hubungan positif dan berpengaruh tidak signifikan terhadap Penanaman Modal Asing (PMA). Ketika skor Ease of Doing Business meningkat maka PMA akan meningkat pula begitupun sebaliknya. Namun pengaruhnya tidak signifikan. Ease of Doing Business sendiri mencerminkan peraturan yang efisien sederhana dan askesbilitasnya mudah sehingga menjadi salah satu faktor investor bersedia untuk menanamkan modalnya.