Skripsi
Hubungan antara motivasi praktikum dan persepsi penerapan K3 dengan kesiapan perilaku K3 saat praktik industri pada siswa kelas X Program TITL di SMK Kota Malang / Muhamad Zainul Faizi
Abstrak
Siswa SMK merupakan calon pekerja berkompetensi khusus kompetensi dapat dipengaruhi saat praktik industri. Praktik industri bekal pengetahuan terkait dunia kerja termasuk perilaku K3. Kesiapan perilaku K3 dipengaruhi motivasi praktikum dan persepsi penerapan K3. Motivasi praktikum berpengaruh terhadap kesiapan perilaku K3. Persepsi penerapan K3 berkaitan dengan anggapan siswa pada kesiapan perilaku K3. Penelitian bertujuan untuk (1)mendeskripsikan hubungan motivasi praktikum dengan kesiapan perilaku K3 (2)mendeskripsikan hubungan persepsi penerapan K3 dengan kesiapan perilaku K3 (3)mengungkapkan hubungan motivasi praktikum dan persepsi penerapan K3 dengan kesiapan perilaku K3 saat praktik industri (4)mengungkapkan kontribusi efektif dan relatif variabel X1 dan X2 dengan Y. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Populasi penelitian siswa program TITL SMK Kota Malang yang menempuh mata pelajaran K3 berjumlah 100 siswa. Alat pengumpulan data berupa angket yang lolos uji validitas dan reliabilitas. Hasil uji reliabilitas X1(0 822) X2(0 850) dan Y(0 939). Teknik analisis data menggunakan korelasi parsial dan regresi ganda uji prasyarat dan sumbangan efektif-relatif. Hasil variabel X1 kategori sangat tinggi 64 responden(64%) tinggi 36 responden(36%) sedangkan sisanya bernilai(0%). Hasil variabel X2 kategori sangat tinggi 58 responden(58%) tinggi 39 responden(39%) sedang 3 responden(3%) dan sisanya(0%). Hasil variabel Y kategori sangat tinggi 48 responden(48%) tinggi 50 responden(50%) sedang 2 responden(2%) dan sisanya bernilai(0%). Hasil kontribusi terhadap variabel kesiapan perilaku K3 (Y) untuk sumbangan relatif X1(63 85%) dan X2(36 07%). Sumbangan efektif total yaitu 27 48% X1(17 56%) dan X2(9 92%). Kesimpulan yang diperoleh yaitu (1)hubungan positif signifikan X1 dan Y (2)hubungan positif signifikan X2 dan Y (3)hubungan positif dan signifikan X1 dan X2 secara simultan dengan Y (4) sumbangan relatif X1(63 85%) dan X2(36 07%) sumbangan efektif yaitu 27 48% X1(17 56%) dan X2(9 92%).