Skripsi
Pengaruh output sektor pertanian, output sektor industri, modal manusia, dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2018 / Efi Surya Maharani
Abstrak
Permasalahan utama di setiap negara hingga saat ini terutama pada negara berkembang seperti Indonesia adalah kemiskinan. Kondisi tingkat kemiskinan atau presentase jumlah penduduk miskin semakin tinggi menunjukkan bahwa belum tercapainya pembangunan ekonomi. Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang selalu memiliki tingkat kemiskinan (Head Count Index/HCI) di atas level nasional dan memiliki populasi penduduk miskin (Head Count/HC) terbanyak pertama secara nasional. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan dengan prioritas menurunnya persentase penduduk miskin. Perekonomian di Provinsi Jawa Timur di topang oleh tiga sektor penyumbang PDRB terbesar yaitu sektor industri perdagangan dan pertanian. Hasil penelitian oleh Saleem amp Donaldson (2016) menunjukkan bahwa ada empat jalur pengentasan kemiskinan yaitu industrialisasi pembangunan pedesaan kesejahteraan sosial dan lapangan kerja penghasil minyak bumi. Makna kemiskinan menurut Sen ditandakan oleh pendidikan pengetahuan dan keterampilan rendah serta tidak berdaya. Pendidikan memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan kemampuan manusia (O rsquo Hearn 2009). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh output sektor pertanian output sektor industri modal manusia dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan data panel. Selain itu dalam penelitian ini menggunakan data time series mulai dari tahun 2014-2018 dan data cross section dari 29 kabupaten dan 9 kota di Jawa Timur. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi menggunakan model fixed effect. Penelitian ini menemukan hasil bahwa output sektor pertanian memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan meskipun demikian output sektor industri modal manusia dan jumlah penduduk berpengaruh negatif dan siginifikan terhadap tingkat kemiskinan. Secara simultan output sektor pertanian output sektor industri modal manusia dan jumlah penduduk berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.