UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 2 menggunakan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan media film pendek di SMA Katolik Frateran Malang / Yoseph Ygo Wadan

Wadan, Yoseph Ygo - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Wadan Ygo Yoseph 2019 Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar siswa Kelas XI.IPA 2 menggunakan Model Pembelajaran Value Clarifacation Technique (VCT) Dengan media film Pendek di SMA-K Frateran Malang. Tesis Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing 1 Dr. Siti Awaliyah S.Pd. S.H. M.Hum. Pembimbing II Dr. Nurudin Hady S.H. M.H Kata Kunci Value Clarifacation Technique (VCT) Film Pendek Keaktifan Belajar Hasil Belajar. Berdasarkan pengalaman mengajar di SMA-K Frateran Malang ternyata masi banyak siswa kesulitan dalam memahami materi masi kurang aktif dan fokus pada materi sehingga hasil belajar yang diperoleh banyak yang tidak mencapai KKM. Oleh karena itu oleh karena itu peneliti dapat memberikan alternatif model Pembelajaran VCT dengan media film Pendek agar dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan media film Pendek.di kelas XI.IPA 2 (2) penerapan model pembelajaran Value Clarifacation Technique (VCT) dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. dan (3) penerapan model pembelajaran Value Clarifacation Technique (VCT) dengan media film pendek dapat meningkatkan hasil belajar siswa Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas XI.IPA 2 SMA-K Frateran Malang. Tahun ajaran 2018/2019. Lokasi Penelitian SMA-K Frateran Malang dengan jumlah 26 siswa. teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan siswa tes hasil belajar dan dokumentasi. analisis data yaitu kuantitatif dan kualitatif. Pembelajaran mengunakan model VCT dengan langkah-langkah sebagai berikut. dalam pembelajaran materi PPKn diawali dengan pembagiaan siswa menjadi beberapa kelompok 1) Siswa dibagi menjadi 5 kelompok pada kertas undian dengan lima nama kelompok yaitu Pancasila UUD 1945 NKRI Bhineka Tunggal Ika Garuda Pancasila 2) guru akan memanggil perwakilan kelompok mengambil undian dan akan membentuk kelompok sesuai dengan nama yang ada pada undian tersebut 3 guru akan membagikan LKS pada setiap kelompok 4) Selanjutnya guru akan menjelaskan model pembelajaran VCT dengan media film Pendek. 5) Setelah selasai menyampaikan maka tahap pertama Guru menayangkan film pendek dengan durasi waktu 5-10 menit. 6) setiap kelompok menentukan dengan bebas nilai yang menjadi pilihannya 7) Berdiskusi menentukan nilai dengan beberapah alternative. 8) Berdiskusi bersama menentukan nilai dengan mempertimbangkan akibatnya. dengan menuliskan hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan 9) Kelompok menentukan beberapah nilai dengan kesepakatan bersama yang mecerminkan adanya kebahagiaan dari pilihan nilai tersebut 10) Mempresentasikan hasil kerja kelompok didepan kelas 11) Memberikan kesimpulan dan menegaskan nilai tetap dilakukan berulang-ulang dalam kehidupan sehari-hari. Setelah selesai mempresentasikan hasil kerja kelompok maka akan dilanjutkan sesi tanya jawab siswa aktif dalam memberikan kritik dan saran. Guru bersama siswa memberikan kesimpulan dan kesepakatan nilai Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran VCT ini mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan dan keaktifan belajar maupun hasil belajar siswa pada pada siklus disetiap pertemuan. Siklus pertemuan pertama rata-rata 65 dengan presentase ketuntasan 42% dan pertemuan kedua 71 dengan presentase ketuntasan 58 % meningkat pada pertemuan ketiga rata-rata 74 dengan persentase 65%.Pada pertemuan pertama siklus II keaktifan belajar siswa dengan rata-rata 75 dan persentase ketuntasan 69% pertemuan kedua rata-rata 80 dan persentase ketuntasan 78% meningkat pada pertemuan ketiga dengan rata-rata 85 dan persentase ketuntasan 90% dengan kriteria sangat baik Hasil belajar siswa pada awal pra siklus dengan nilai rata-rata 71 44 dan presentase 42% meningkat pada siklus I dengan rata-rata 74 dan persentasenya 62%. Sedangkan siklus II rata-rata nilai meningkat 81 24 dengan persentase ketuntasan adalah 90%. berdasarkan hasil penelitian bahwa model ini mampu meningkatkan keaktifan belajar dengan persentase secara klasikal pada siklus I 74 % termasuk pada kriteria baik . dan pada siklus II meningkat dengan persentase secara klasikal 85% termasuk pada sangat baik . Dan hasil belajar pada siklus I dengan nilai rata-rata 74 4 dan persentase ketuntasan 62% termasuk pada kriteria baik dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 81 24 dan persentase ketuntasan 90%.


Informasi Detail
DDC
Rt 320.54076 WAD p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2019.
Deskripsi Fisik
xviii, 252 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01176/KI/20
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN - PRESTASI BELAJAR
2. PANCASILA AND CITIZENSHIP EDUCATION - LEARNING ACHIEVEMENT

Pembimbing
1. Siti Awaliyah; 2. Nurudin Hady
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik