Skripsi
Analisis kesulitan siswa dalam mengonstruksi konsep peluang pada proses pembelajaran dan scafoldingnya / Neny Dewi Puspitasari
Abstrak
Puspitasari Neny Dewi. Analisis Kesulitan Siswa dalam Mengonstruksi Konsep Peluang pada Proses Pembelajaran dan Scaffoldingnya. Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Subanji M.Si Kata kunci kesulitan konstruksi konsep scaffolding Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam mengonstruksi konsep peluang pada proses pembelajaran. Proses pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dan materi disesuaikan dengan kurikulum 2013. Siswa yang mengalami kesulitan diberikan scaffolding secara perorangan maupun klasikal. Scaffolding terus diberikan sampai siswa secara mandiri mampu mengonstruksi konsep peluang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang mana data yang diperoleh berupa deskripsi kesulitan siswa dalam mengonstruksi konsep peluang dan scaffolding yang diberikan untuk mengatasinya. Subjek merupakan siswa kelas VIII SMPN 01 Ngantang yang belum memperoleh materi peluang. Sebelum melakukan penelitian dilakukan observasi saat pembelajaran matematika berlangsung untuk mengetahui kondisi kelas. Pertemuan selanjutnya peneliti menjadi guru pengganti dan memberikan Lembar Kerja Siswa 1 yang memuat konsep percobaan ruang sampel titik sampel dan kejadian diikuti oleh 32 siswa dan terpilih 6 siswa sebagai subjek penelitian. Penelitian kedua proses pembelajaran dilaksanakan daring peneliti memberikan instrumen pelacak sebelum melaksanakan pembelajaran untuk mengetahui pemahaman siswa terkait materi prasyarat. Pada penelitian kedua siswa diberikan Lembar Kerja Siswa 2 yang memuat konsep peluang empirik pelung teoritik dan membandingkan peluang empirik dengan peluang teoritik diikuti oleh 24 siswa dan terpilih 4 siswa sebagai subjek penelitian. Siswa yang mengalami kesulitan selama mengonstruksi konsep diberikan scaffolding yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan siswa dalam mengonstruksi konsep percobaan ruang sampel titik sampel dan kejadian adalah kesulitan membedakan titik sampel dengan ruang sampel kesulitan mendeskripsikan pengertian dari percobaan ruang sampel titik sampel dan kejadian yang berkaitan dengan peluang kesulitan menyebutkan dan menuliskan ruang sampel dan titik sampel dengan menambahkan media percobaan. Kesulitan siswa dalam mengonstruski konsep peluang empirik peluang teoritik dan membandingkan peluang empirik dengan peluang teoritik adalah kesulitan menyebutkan titik sampel suatu kejadian kesulitan menuliskan himpunan kosong kesulitan menghitung banyaknya anggota himpunan kesulitan menentukan nilai peluang empirik dan peluang teoritik suatu kejadian dari suatu percobaan kesulitan membandingkan nilai pecahan kesulitan membedakan konsep peluang empirik dengan peluang teoritik kesulitan menghubungkan nilai peluang empirik dengan peluang teoritiknya kesulitan menerapkan konsep peluang yang sudah diperoleh pada latihan soal. Scaffolding untuk membantu siswa mengatasi kesulitannya dalam mengonstruksi konsep peluang yang diberikan selama proses pembelajaran (a) level Environmental provisions dilakukan dengan menyediakan media pembelajaran (koin dadu dan satu kantong bola warna warni) pengorganisasian kelas dan tempat duduk siswa (memasangkan siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi dengan siswa berkemampuan sedang atau rendah memisahkan siswa yang gaduh). (b) Level explaining reviewing restructuring dilakukan dengan memberikan penjelasan kepada siswa (Explaining) mendiskusikan dengan teman sekelas mengamati kembali contoh atau intruksi yang ada di LKS peneliti memberikan contoh lain yang relevan (Reviewing) dan menyederhanakan dan menguraikan permasalahan mengulang atau mendiskripsikan kembali hasil pekerjaan siswa meminta siswa memperbaiki jawabannya (Restructuring). (c) Level Developing Conceptual Thingking dilakukan dengan mengembangkan pemikiran konseptual dengan mengungkapkan pemahaman secara bersama sama penarikan kesimpulan dan membuat koneksi antar konsep melalui latihan soal.