Skripsi
Hubungan keterbukaan terhadap pengalaman dan kesadaran literasi vokasional dengan kesiapan memasuki lapangan kerja sebagai teknisi instalasi tenaga listrik pada siswa program keahlian teknik ketenagalistrikan di Kota Malang / Riski Dwi Agustian
Abstrak
Lapangan kerja adalah ketersediaan kerja atau pekerjaan yang diisi oleh tenaga kerja yang benar-benar siap untuk bekerja. Kesiapan kerja dipengaruhi beberapa faktor diantaranya adalah faktor kesadaran berliterasi di sekolah dan kepribadian yang terbuka oleh pengalaman siswa ketika menjalani prakerin. Oleh karena itu dengan banyaknya lapangan kerja akan dapat menyerap calon tenaga kerja bagi tenaga kerja yang sudah profesional maupun yang baru lulus sekolah menengah kejuruan. Lulusan sekolah menengah kejuruan diharapkan dapat siap terjun ke lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendikripsikan tingkat keterbukaan terhadap pengalaman (X1) kesadaran literasi vokasional (X2) dan kesiapan memasuki lapangan kerja sebagai teknisi ITL (Y). Untuk mengungkap hubungan antara (X1) dengan (Y) secara signifikan hubungan antara (X2) dengan (Y) secara signifikan dan hubungan antara (X1) dan (X2) terhadap (Y) secara signifikan dan simultan. Penelitian ini menggunakan metode expose facto dengan rancangan kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian adalah siswa SMK kelas XI sejumlah 107 responden di Kota Malang. Teknik sampling digunakan adalah teknik sampling jenuh. Data yang telah diperoleh kemudian diuji korelasi dan hipotesis untuk mengungkapkan hubungan antara variabel bebas dan terikat. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket. Variabel X1 X2 dan Y memiliki reliabilitas secara berurutan yakni 0 940 0 961 dan 0 958. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasional parsial dan regresi ganda. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan (1) keterbukaan terhadap pengalaman pada kategori sangat tinggi (2) kesadaran literasi vokasional pada kategori sangat tinggi (3) Kesiapan memasuki lapangan kerja sebagai teknisi ITL kategori sangat tinggi (4) koefisien korelasi parsial X1 dengan Y sebesar 0 465 dengan kategori cukup (5) koefisien korelasi parsial X2 dengan Y sebesar 0 288 dengan kategori lemah (6) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dan X2 terhadap Y secara simultan dengan kategori tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini yakni (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dengan Y (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X2 dengan Y (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y pada siswa SMK program keahlian Teknik Ketenagalistrikan Industri di Kota Malang dengan kategori sangat kuat