Skripsi
Survei keterampilan gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif pada siswa Kelas VII di SMP Negeri 8 Kota Malang / Dony Navia Pratama
Abstrak
Keterampilan gerak dasar dalam pendidikan jasmani telah diajarkan di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD). Namun kenyataannya hasil observasi saat mengikuti pembelajaran PJOK sebagian besar siswa kelas VII SMP N 8 Malang mengalami kesulitan melakukan praktik teknik olahraga. Hasil wawancara dengan guru mengatakan bahwa kondisi itu karena siswa berasal dari latar belakang pendidikan sekolah dasar yang berbeda. Guru PJOK juga mengatakan belum pernah mengadakan tes keterampilan gerak dasar untuk siswa kelas VII. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh dan mengkaji informasi kondisi keterampilan gerak dasar lokomotor nonlokomotor dan manipulatif pada siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi siswa SMP N 8 kelas VII berjumlah 255 siswa pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional purposive random sampling dengan porsi 50%. Sampel berjumlah 128 siswa (60 putra dan 68 putri). Penelitian menggunakan instrumen tes dan non tes keterampilan gerak dasar. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran bentuk tes dan observasi. Analisis data menggunakan teknik statistika deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data (1) keterampilan gerak dasar lokomotor menggunakan tes lari zig-zag hasil tes kategori cukup baik untuk siswa putra 48 33% dan putri 41 18% tes side hop hasil tes pada siswa putra kategori baik (35%) dan siswa putri kategori cukup baik (36 76%) tes loncat melewati balok hasil tes pada siswa putra kategori baik (38 33%) dan siswa putri kategori cukup baik (48 53%) (2) keterampilan gerak dasar nonlokomotor menggunakan tes kruss wiber hasil tes kategori tidak baik untuk siswa putra 31 67% dan putri 29 41% tes kayang hasil tes kategori cukup baik untuk siswa putra 40% dan putri 36 76% (3) keterampilan gerak dasar manipulatif menggunakan tes lempar bolatangan hasil tes kategori cukup baik untuk siswa putra 51 67% dan putri 47 06% tes dribble zig-zag bolabasket hasil tes kategori cukup baik untuk siswa putra 43 33% dan putri 48 53%. Dapat disimpulkan keterampilan gerak dasar siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Kota Malang (1) gerak dasar lokomotor tergolong pada kondisi cukup baik (2) gerak dasar nonlokomotor tergolong pada kondisi kurang baik (3) gerak dasar manipulatif tergolong dalam kondisi cukup baik. Peneliti menyarankan untuk guru PJOK SMP Negeri 8 Kota Malang meningkatkan proses pembelajaran lebih banyak siswa aktif bergerak agar keterampilan gerak dasar dapat digunakan untuk gerak yang lebih kompleks.