Skripsi
Pengaruh ekstrak bawang putih tunggal terhadap perlemakan hepar pada mencit (Mus muculus) diet tinggi lemak / Fita Nur Jannah
Abstrak
RINGKASAN Jannah F N. 2020. Pengaruh Ekstrak Bawang Putih Tunggal Terhadap Perlemakan Hepar Pada Mencit (Mus muscullus) Diet Tinggi Lemak. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sri Rahayu Lestari M.Si. (II) Prof. Dr. H. Abdul Gofur M.Si. Kata Kunci Perlemakan hepar bawang putih tunggal HFD Perlemakan hepar merupakan kejadian akumulasi trigliserida didalam hepatosit sehingga terjadi pembengkakan. Peningkatan kadar lemak didalam tubuh terjadi akibat dari lipolisis berlebihan dari jaringan lemak dan peningkatan suplai asam lemak bebas ke hepar yang menimbulkan ketidakseimbangan baik sintesis maupun sekresi trigliserida hepar. Derajat keparahan perlemakan hepar berkorelasi dengan peningkatan berat badan atau obesitas. Pada penelitian ini diharapkan terjadi perlemakan hepar pada mencit akibat pemberian pakan diet tinggi lemak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih tunggal terhadap perlemakan hepar pada mencit akibat mengonsumsi pakan diet tinggi lemak (High-fat diet/HFD). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Penelitian ini diawali dengan tahap aklimatisasi hewan coba selama 1 minggu. Pakan HFD (30% Hi-Grow Medicated 551 10% kuning telur bebek 30% korvet 5% tepung terigu dan 24 99% jagung giling) dan ekstrak bawang putih tunggal (EBT) diberikan selama 30 hari dengan cara sonde lambung. Kelompok perlakuan dibagi menjadi 5 Normal HFD HFD EBT 100mg/KgBB HFD EBT 200 mg/KgBB dan HFD EBT 400 mg/KgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EBT berpengaruh secara signifikan (P lt 0.05) terhadap rerata berat hepar. Hasil pengamatan histologi maupun rerata berat hepar pada kelompok HFD EBT 100 mg/KgBB HFD EBT 200mg/KgBB dan HFD EBT 400 mg/KgBB menunjukkan penurunan perlemakan hepar dan keadaan hepatosit hampir sama dengan kelompok normal.