Skripsi
Penerapan emotion meter (emometer) board untuk meningkatkan kemampuan anak asd dalam memahami dan mengekspresikan emosi di UPT Layanan Pendidikan ABK Kota Malang / Farah Zakiyah Alhasin
Abstrak
RINGKASAN Alhasin Farah Zakiyah. 2019. Penerapan Emotion Meter (EMOMETER) Board untuk Meningkatkan Kemampuan Anak ASD Dalam Memahami dan Mengekspresikan Emosi Di UPT Layanan Pendidikan ABK Kota Malang. Pembimbing Pravissi Shanti S.Psi M.Psi Kata Kunci emosi anak ASD autis spectrum disorder emometer board edukasi untuk anak ASD Penelitian eksperimen ini dilakukan untuk mengetahui keefektifitasan penggunaan Emotion Meter (EMOMETER) Board untuk meningkatkan kemampuan anak penyandang Autis Spectrum Disorder (ASD) dalam memahami dan mengekspresikan emosinya di UPT Layanan ABK Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan statistika non parametrik dengan rancangan model eksperimen yang digunakan adalah model eksperimen one-group pre-test-post-test design. Terdapat 9 orang subjek dalam penelitian ini. Deskripsi data dihasilkan dari hasil analisis deskriptif statistic meliputi mean skor deviasi nilai terendah dan nilai tertinggi pada hasil pre-test dan post-test. Hasil analisis menjelaskan bahwa skor minimal yang diperoleh saat pre-test adalah 8 dan skor maksimal yang diperoleh adalah 21 dengan mean sebesar 11 44 dan standar deviasi sebesar 4 187. Setelah dilakukan Post-Test skor minimal yang diperoleh meningkat menjadi 19 dan skor maksimal yang diperoleh juga meningkat menjadi 24 dengan mean 23 22 dan standar deviasi sebesar 1 716. Uji hipotesis yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan formula Uji Paired Sample T-Test dengan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa nilai t hitung sebesar 7.912 sedangkan t tabel sebesar 3.355 kemudian dari hasil tersebut juga diketahui bahwa nilai signifikansi yang dihasilkan sebesar 0.000. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat dibuktikan bahwa t hitung 7.912 t tabel 3.355 dengan sig (2-tailed) 0.000 0.05 maka Ha diterima. Dari hasil tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan pada kemampuan memahami dan mengeskpresikan emosi anak penyandang ASD jika digunakan metose pembelajaran dengan media Emometer Board. Bagi peneliti selanjutnya disarankan dapat menambahkan variasi dari Metode Pembelajaran dengan media Emometer Board agar siswa penyandang ASD tidak jenuh karena metode pembelajaran yang monoton. Semakin banyak variasi yang dilakukan akan semakin baik. Hal itu dilakukan untuk memperpanjang waktu perlakuan eksperimen agar hasil dari perlakuan ini bisa dilihat dalam jangka panjang.