Tugas Akhir
Analisis perencanaan stuktur jembatan gantung candrabirawa Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang / Syafiq Arif Fakhruddin
Abstrak
Jembatan sebagai prasarana masyarakat untuk mempersingkat waktu tempuh dari 2 lokasi yang berbeda karena suatu hambatan tertentu. Akan tetapi masih banyak ditemukan jembatan yang tidak layak digunakan seperti Jembatan Lesti di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Jembatan tersebut masih sering digunakan warga untuk melintas sekitar 80 sepeda motor / 10 menitnya. Hal itu bisa terjadi karena jembatan tersebut dapat mempersingkat waktu dengan cepat daripada menggunakan Jembatan Wonokerto yang harus berputar terlebih dahulu. Salah satu solusi alternatif yang bisa ditawarkan penulis adalah pembuatan Jembatan Candrabirawa yaitu jembatan gantung pejalan kaki yang menghubungkan Desa Kademangan dan Desa Wonokerto sebagai pengganti Jembatan Lesti yang sudah tidak layak digunakan. Penyusunan proyek akhir ini bertujuan untuk mengetahui pembebanan apa saja yang perlu diperhitungkan perhitungan struktur atas perbandingan antara perhitungan struktur atas manual dengan sofware SAP 2000 V.14 dan perhitungan struktur bawah Jembatan Candrabirawa. Dalam proyek akhir ini data dikumpulkan dari pengamatan langsung di lapangan dan sumber-sumber rukujan terkait data yang ada di lapangan. Perhitungan struktur atas dan bawah dikontrol oleh tegangan ijin terkait jembatan gantung pejalan kaki. Perhitungan struktur atas yang perlu diperhitungkan antara lain beban hidup dan mati pada jembatan tegangan kabel kontrol lendutan kontrol momen maksimum dan kontrol tegangan pada menara. Perhitungan struktur bawah yang perlu diperhitungkan antara lain stabilitas guling geser dan daya dukung tanah terhadap pondasi dan abutmen jembatan. Sedangkan beban-beban lain yang perlu diperhitungkan antara lain beban angin beban gempa dan beban aliran air. Hasil perhitungan struktur atas menunjukkan angka aman dalam melayani beban yang bekerja. Tegangan kabel 1489 49 kN 1071 30 kN Tmax backstay. Lendutan yang terjadi 8804 300 mm. Kontrol momen maksimum 22 82 MPa 8804 160 MPa. Kontrol tengangan pada menara 2 792 MPa 160 MPa ( 963 izin). Sumber yang digunakan dalam perhitungan struktur atas merujuk pada Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum (SEMPU) No.2/SE/M/2010. Hasil perhitungan struktur bawah juga menunjukkan angka aman dalam menerima beban dari struktur atas. Untuk bagian pondasi batu kali jembatan stabilitas guling 5 1 1 5 Safety Factor (SF) stabilitas geser 4 08 1 5 SF stabilitas daya dukung tanah 34 35 3 SF. Sedangkan untuk abutmen jembatan stabilitas guling 15 72 1 5 Safety Factor (SF) stabilitas geser 14 1 5 SF stabilitas daya dukung tanah 54 3 SF.