Skripsi
Peran pimpinan daerah ikatan pelajar muhammadiyah dalam progam kerja orgnaisasi siswa intra sekolah SMA muhammadiyah 1 Blitar / Atika Fia Nurrita
Abstrak
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan organisasi independen yang berada pada lingkungan internal sekolah. OSIS di sekolah Muhammadiyah memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh sekolah-sekolah lain pada umumnya karena OSIS di sekolah Muhammadiyah disebut sebagai Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tingkat ranting termasuk organisasi siswa yang resmi di SMA Muhammadiyah 1 Blitar yaitu IPM. Sehingga Pimpinan Ranting IPM SMA Muhammadiyah 1 Blitar mempunyai semacam peran ganda sebagai kader Pimpinan Ranting IPM sekaligus sebagai OSIS. Hal tersebut diatur dalam Buku Pedoman Ranting IPM yang menyatakan bahwa menurut Anggaran Rumah Tangga IPM (ART IPM) Pasal 9 Ayat 1 Pimpinan Ranting IPM merupakan kesatuan anggota baik di sekolah madrasah pondok pesantren masjid/mushola panti asuhan ataupun kelurahan yang berfungsi melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan anggota dengan beberapa syarat tertentu yang memiliki izin pengesahan pendirian ranting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Pimpinan Daerah IPM dalam merencanakan dan melaksanakan program kerja OSIS SMA Muhammadiyah 1 Blitar kendala apa saja yang dihadapi OSIS dan harus diselesaikan bersama Pimpinan Daerah IPM dalam melaksanakan program kerja serta peran Pimpinan Daerah IPM untuk mengatasi kendala pelaksanaan program kerja OSIS SMA Muhammadiyah 1 Blitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pimpinan Daerah IPM Blitar Raya serta Pembina Ketua Umum dan Sekretaris OSIS SMA Muhammadiyah 1 Blitar. Sedangkan sumber data sekunder meliputi hasil dokumentasi dari pengumpulan data. Pengumpulan data diperoleh melalui kegiatan wawancara dan dokumentasi yang diolah dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peran Pimpinan Daerah IPM dalam kegiatan merencanakan program kerja OSIS SMA Muhammadiyah 1 Blitar adalah sebagai konselor dalam modifikasi perencanaan program kerja sebagai pemberi legalitas berupa pengesahan dokumen perencanaan program kerja selama satu periode dan sebagai pemberi legalitas dalam kegiatan pelantikan OSIS SMA Muhammadiyah 1 Blitar (2) peran Pimpinan Daerah IPM dalam melaksanakan program kerja OSIS adalah sebagai peninjau untuk mengamati berlangsungnya kegiatan yang terjadi di lapangan serta sebagai fasilitator untuk mengirimkan kadernya yang kompeten di bidang tertentu agar berkontribusi dalam kegiatan OSIS (3) kendala yang dihadapi OSIS dan harus dihadapi bersama Pimpinan Daerah IPM dalam melaksanakan program kerja adalah kendala masalah dana yang diperlukan dalam kegiatan SMAMONE competition sehingga IPM dan OSIS harus berurusan dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Blitar (4) peran Pimpinan Daerah IPM dalam mengatasi kendala tersebut yaitu dengan berperan sebagai negosiator atau pihak ketiga untuk melakukan negosiasi dan menyelesaikan masalah yang terjadi antara OSIS dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah serta berperan sebagai fasilitator untuk membangun relasi antara OSIS dengan personalia pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Berdasarkan dari hasil penelitian peneliti menyarankan sebagai berikut (1) hubungan kekeluargaan antara Pimpinan Daerah IPM Blitar Raya dengan Pimpinan Ranting IPM SMA Muhammadiyah 1 Blitar lebih ditingkatkan lagi sehingga dapat meminimalisir resiko OSIS berjalan sendiri serta masing-masing personalia tidak memiliki rasa ragu atau sungkan untuk meminta pendapat dan saran (2) Pimpinan Ranting IPM SMA Muhammadiyah 1 Blitar diharapkan dapat melaksanakan kegiatan perencanaan pelaksanaan maupun evaluasi program kerja yang dilaksanakan sesuai standar pedoman IPM agar tidak terjadi peran yang membingungkan antara satu dengan lainnya (3) Pembina Pimpinan Ranting IPM SMA Muhammadiyah 1 Blitar diharapkan lebih memahami hubungan dan peran antara OSIS dengan IPM jika ditinjau dari pedoman Muhammadiyah dan IPM.