Skripsi
Analisis kemampuan berkarya seni imajinatif menggunakan bahan alam pada kelas II SD Negeri di Kelurahan Bumiayu Kota Malang / Hilwa Fidella Tidi Ramandhany
Abstrak
Karya imajinatif merupakan kegiatan berkarya seni yang mendorong daya imajinasi atau kemampuan menangkap apa yang kita rasakan dari luar diri kita yang tertuang dalam wujud seni baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Kemampuan berkarya imajinatif tiap individu memiliki karakterik dan perbedaan tersendiri. Kemampuan berkarya imajinatif menggunakan bahan pada bidang tiga dimensi berkaitan dengan kemampuan proses hasil karya imajinatif dan faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut. Berdasarkan data awal pada SDN Bumiayu 2 Kota Malang kegiatan berkarya seni imajinatif menggunakan bahan alam masih terbatas karena faktor lingkungan sekitar sekolah. Sedangkan pada SDN Bumiayu 3 Kota Malang belum merealisasikan pada bidang tiga dimensi dan hanya menggambar imajinatif di bidang dua dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berkarya seni imajinatif menggunakan bahan alam pada kelas II SD Negeri di Kelurahan Bumiayu Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis evaluasi dan metode yang digunakan kombinasi (mixed method) dengan metode Sequential Explanatory yang pada tahap awal menggunakan metode kualitatif dan kemudian kuantitatif. Sumber data diperoleh dari hasil pengamatan dan hasil karya peserta didik kelas II serta dilengkapi dengan wawancara pendidik dan peserta didik. Teknik analisis dilakukan dengan reduksi data kemudian penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan peningkatan ketekunan teknik triangulasi data dan penambahan data referensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta didik kemampuan berkarya menggunakan bahan alam pada bidang tiga dimensi sudah cukup baik. Karya yang dihasilkan pada kegiatan pertama yaitu 4 4% sangat baik dengan 5 karya 46% baik dengan 52 karya dan 49% cukup baik dengan 56 karya dari 113 karya yang terkumpul. Pada kegiatan kedua yaitu 74% cukup baik dengan 83 karya dan 25% baik dengan 29 karya dari 112 karya yang terkumpul. Kemampuan berkarya peserta didik terdapat penurunan pada kegiatan kedua dengan kecenderungan tidak menyelesaikan karya secara menyeluruh. Kemampuan berkarya imajinatif menggunakan bahan alam dipengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat. Berasal dari peserta didik pendidik lingkungan alat dan bahan serta lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan berkarya imajinatif menggunakan alam cukup baik dari segi keterampilan dan karya yang dihasilkan. Oleh karena itu perlu mengarahkan keterampilan pada diri peserta didik dan juga mengoptimalkan penggunaan bahan agar kreasi peserta didik lebih bervariasi dan tersalurkan dengan baik.