UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Konstruksi sosial kesenian tari lengger di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo / Endika Priambodo Susanto

Susanto, Endika Priambodo - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Susanto Endika Priambodo. 2020. Konstruksi Sosial Kesenian Tari Lengger di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. I Nyoman Ruja S.U (II) Nurul Ratnawati S.Pd M.Pd. Kata Kunci Eksistensi Budaya Tari Budaya di setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Tak terkecuali dengan budaya pendalungan. Budaya pendalungan mayoritas tersebar di wilayah pesisir Jawa Timur bagian timur. Budaya ini menghasilkan berbagai kesenian diantaranya adalah kesenian Tari Lengger. Kesenian Tari Lengger adalah salah satu bentuk budaya lokal yang eksistensinya semakin sulit untuk dijumpai. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang kesenian Tari Lengger dimulai dari sejarah Tari Lengger prosesi kesenian Tari Lengger makna kesenian Tari Lengger dan konstruksi sosial kesenian Tari Lengger yang juga mencakup mengenai cara yang dilakukan dalam mewariskan kesenian Tari Lengger untuk generasi berikutnya. Diharapkan penelitian ini dapat menambah wawasan guna mempertahankan eksistensi budaya lokal. Jenis penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk membahas fokus pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang terdiri dari (1) pengumpulan data (2) reduksi data (3) penyajian data dan (4) penarikan kesimpulan. Tahap akhir adalah pelaporan yang berpedoman pada Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (PPKI) Universitas Negeri Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Tari Lengger telah ada sejak zaman kerajaan berlangsung. Kesenian ini tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur salah satunya adalah Probolinggo. Perkembangan kesenian ini di Probolinggo mengalami berbagai hambatan seperti lokasi susahnya menemukan regenerasi dan minat penonton yang kian menurun. Dalam setiap pertunjukannya kesenian ini terdiri dalam 3 babak yakni pembukaan isi dan penutup. Pertunjukan biasanya pada malam hari dan dilangsungkan pada setiap akhir pekan dan hari libur nasional kecuali pada malam jumat legi. Kesenian ini dimaknai sebagai hiburan masyarakat. Pertunjukannya menggunakan alat musik gamelan dan berpakaian kebaya. Dalam upaya untuk mewariskan kesenian ini dikaitkan dengan menggunakan teori konstruksi sosial. Saran untuk penelitian selanjutnya yakni untuk membahas mengenai alasan menurunnya minat masyarakat terhadap pertunjukan kesenian daerah.


Informasi Detail
DDC
Rs 305.899222 SUS k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 2020.
Deskripsi Fisik
xiv, 97 lembar: il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03370/KI/20
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. SOSIOLOGI BUDAYA - MASYARAKAT (PROBOLINGGO)
2. KESENIAN TARI LENGGER
3. CULTURAL SOCIOLOGY - COMMUNITY (PROBOLINGGO)

Pembimbing
1. I Nyoman Ruja; 2. Nurul Ratnawati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik