Skripsi
Hubungan penggunaan hijab sport terhadap keergonomikan gerak tubuh ekstremitas atas pada atlet bola basket wanita / Sanita Achmad
Abstrak
RINGKASAN Achmad S. 2020. Hubungan Penggunaan Hijab Sport Terhadap Keergonomikkan Gerak Tubuh Ekstremitas Atas Pada Atlet Bola Basket Wanita. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Dr. Mahmud Yunus M.Kes. Kata Kunci hijab sport basket keergonomikkan. Hijab sport merupakan model hijab yang dibuat khusus untuk para pecinta olahraga dengan menggunakan bahan kain yang sangat berkualitas sehingga sangat nyaman untuk dipakai saat berolahraga bola basket. Hijab sport sendiri didedikasikan untuk atlet yang beragama islam terutama pada wanita karena berhijab bukanlah halangan untuk tidak berolahraga. Di era modern ini Trend berhijab pada kaum wanita memiliki kenaikan yang signifikan khususnya di Indonesia. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor seperti dalam segi religi fashion (tren berbusana) maupun dalam berolahraga. Pada awalnya hijab dipandang sebelah mata hingga seiring waktu berjalan modernisasi di Indonesia menjadikan banyak fashion designer yang berlomba-lomba untuk mengembangkan hijab menjadi trend fashion dalam dunia olahraga. Respon antusias yang diberikan oleh atlet maupun warga di seluruh dunia terhadap hijab sport yang diciptakan oleh beberapa fashion designer sangat diterima dengan baik khususnya untuk atlet yang beragama Islam mereka sangat terbantu dengan adanya hijab sport ini karena mereka dapat melakukan aktivitas olahraga dengan nyaman karena bahan hijab yang memang khusus dirancang dan didedikasikan untuk para atlet yang menggunakan tudung kepala atau hijab. Game playing test dapat mengetahui tingkat kenyamanan dan hubungan saat menggunakan hijab sport. Hijab yang sudah dirancang khusus untuk digunakaan saat akan beraktivitas ataupun berolahraga. Dengan menggunakan hijab disamping mempunyai kesan yang religius pada saat berolahraga hijab tidak terlalu berpengaruh untuk performa gerak. Pada rules juga sudah menyatakan bahwa penggunaan hijab diperbolehkan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei dan tes. Populasi ini menggunakan responden berjenis kelamin wanita dengan tidak menggunakan hijab. Responden yang digunakan berjumlah 20 orang yang dibagi menjadi dua sesi untuk mengisi kuesioner dan melaklukan tes. Penelitian ini dilakukan selama 4 jam dengan 2 kali perlakuan. Perlakuan awal mengisi kuesioner dan melakukan tes dengan tidak memakai hijab dan perlakuan akhir mengisi kuesioner dan melaklukan tes dengan menggunakan hijab sport. Untuk mengetahui hasil data menggunakan intstrumen data yang sudah di validasi dan menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menggunakan uji statistik korelasi gamma diperoleh informasi tidak ada hubungan yang signifikan antara keergonomikkan gerak tubuh ekstremitas atas dan penggunaan hijab sport responden klub Al-ahly Kota Batu. Diketahui dari informasi nilai signifikan hitung lebih besar dari nilai signifikan tabel serta diperoleh informasi pada kuesioner akhir tentang adanya hubungan yang cukup signifikan diketahui nilai signifikan yang diperoleh lebih kecil dari nilai signifikan tabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi apakah ada hubungan antara penggunaan hijab sport dengan keergonmikkan gerak tubuh ekstremitas atas terhadpat responden dalam klub Al-Ahly Kota Batu dengan jumlah 20 responden. Dari serangkaian perhitungan statistik menggunakan SPPS versi 23 menunjukkan nilai rata-rata dari keergonomikkan gerak tubuh ekstremitas atas dalam 1 (satu) hari dalam 4 jam dimulai saat pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Nilai tertinggi sebesar 208 45 serta nilai terendah 24 8 dari hasil kuesioner awal. Sedangkan nilai tertinggi dan terendah pada kuesioner akhir adalah 112 75 dan 190 2. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya hubungan yang signifikan pada saat responden diberikan perlakuan memakai hijab sport saat berolahraga bola basket. Adanya hubungan dapat diketahui pada kuesioner akhir dengan uji korelasi (0 01 0.05) yang termasuk pada tingkat moderate (sedang).