Skripsi
Dampak pengembangan obyek wisata kampung coklat terhadap ekonomi masyarakat lokal melalui pendidikan nonformal di Kabupaten Blitar / Firda Ristanti
Abstrak
RINGKASAN Ristanti Firda. 2020. Dampak Pengembangan Obyek Wisata Kampung Coklat Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal Melalui Pendidikan Nonformal di Kabupaten Blitar . Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing Dr. H. Agung Haryono SE. MP. Ak. Kata Kunci Dampak Pengembangan Ekonomi Masyarakat Lokal Pendidikan Nonformal Pengembangan obyek wisata merupakan suatu upaya untuk mewujudkan keterpaduan dalam pemanfaatan potensi sumber daya obyek wisata dan mengintegrasikan dengan segala bentuk aspek di luar obyek wisata yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung akan kelangsungan pengembangan. Pengembangan yang telah dilakukan Obyek Wisata Kampung Coklat berupa perencanaan dan pelaksanaan pembangunan obyek dan daya tarik wisata prasarana wisata sarana wisata infrastruktur dan masyarakat atau lingkungan. Dampak pengembangan Obyek Wisata Kampung Coklat melalui pendidikan nonformal berupa terciptanya lapangan pekerjaan baru kesempatan kerja bagi masyarakat Desa Plosorejo percepatan pembangunan tingkat pengangguran yang rendah serta meningkatnya aktivitas ekonomi guna meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Penelitian ini berfokus pada dampak pengembangan obyek wisata kampung coklat terhadap ekonomi masyarakat lokal melalui pendidikan nonformal di kabupaten blitar. Dampak pengembangan disini berfokus pada dampak ekonomi sosial dan budaya pada pendidikan nonformal berfokus pada pelatihan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat serta ekonomi masyarakat lokal berfokus pada pendapatan aktivitas ekonomi dan kesempatan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu pengelola Obyek Wisata Kampung Coklat masyarakat lokal dan pemerintah desa serta menggunakan data sekunder yaitu jumlah kunjungan wisatawan obyek wisata Kampung Coklat struktur organisasi Obyek Wisata Kampung Coklat fasilitas Obyek Wisata Kampung Coklat. Dalam penelitian ini prosedur pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu teknik observasi teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis melalui reduksi data penyajian data dan kemudian akan ditarik kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data yang telah diperoleh dilakukan pengecekan data melalui triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dampak pengembangan yang dilakukan oleh pengelola Obyek Wisata Kampung Coklat melalui pendidikan Nonformal berdampak positif dan negatif terhadap masyarakat. Dampak positif yang ditimbulkan yaitu dapat menciptakan lapangan kerja kesempatan kerja percepatan pembangunan meningkatkan aktivitas ekonomi tingkat pengangguran rendah sehingga berdampak pada meningkatnya pendapatan masyarakat lokal. Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan yaitu berupa padatnya arus lalu lintas jika jumlah kunjungan wisatawan mengalami kenaikan. Saran dalam penelitian ini yaitu diharapkan masyarakat Desa Plosorejo berpartisipasi lebih aktif meningkatkan inovasi mengenai usaha wisata yang dilakukukan. Pengelola Obyek Wisata Kampung Coklat seharusnya dapat melakukan kerjasama terhadap perusahaan pariwisata seperti biro perjalanan hotel dan lain sebagainya Pemerintah desa melakukan pelatihan-pelatihan terkait pendidikan pariwisata dan berwirausaha kepada masyarakat lokal untuk menjadikan masyarakat yang sadar wisata.