Skripsi
Pengembangan aplikasi mobile learning berbasis web server pada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar dengan model personalize adaptive learning di Sekolah Menengah Kejuruan / Rega Fratama Permana Wijaya
Abstrak
Kemajuan teknologi saat ini menanjak cukup pesat dan dapat membawa dampak dalam penggunaan teknologi menjadi sebuah media pembelajaran yang tidak memiliki batas. Contoh dari kemajuan teknologi yang menunjang kelancaran dan keefektifan peserta didik adalah komputer notebook hingga handphone yang saat ini dapat digunakan sebagai sumber belajar yang cukup efektif. Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMK Negeri 10 Malang Kelas 10 pada bulan Agustus hingga September 2019 didapatkan hasil pengamatan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam mempelajari materi Komputer dan Jaringan Dasar salah satu faktor yang ditemukan adalah kurang adanya media penunjang pembelajaran yang digunakan sebagai media belajar secara mandiri di luar sekolah ataupun kurangnya media pembelajaran yang dapat menunjang proses praktikum dalam pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini memanfaatkan perkembangan teknologi terutama terhadap smartphone untuk mengembangkan media pembelajaran penunjang proses pembelajaran didalam kelas dengan model personalisasi jenis materi pada peserta didik. Pada penelitian pengembangan ini bertujuan untuk merancang mengembangkan dan menguji kelayakan dari media pembelajaran mobile learning berbasis web server pada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar dengan model personalize adaptive learning. Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran ini adalah ADDIE yaitu (1) Analyze (2) Design (3) Develop (4) Implementation dan (5) Evaluation. Sistem personalize adaptive learning yang dikembangkan ini dengan personalisasi jenis materi yang ditampilkan pada uji kelayakan secara keseluruhan mendapatkan kategori sangat layak dengan nilai 88 29%. Untuk dari segi materi penilaian didapatkan sempurna yaitu 100% sedangkan pada segi media mendapatkan nilai 93 48%. Sehingga dengan selesainya penilaian kelayakan dari media yang dikembangkan maka media telah dapat di gunakan untuk menunjang proses pembelajaran agar mendapatkan hasil yang optimal.