Skripsi
Profil kondisi fisik siswa Sekolah Sepak Bola Satria usia 16-17 tahun Kota Malang / Risma Wardani
Abstrak
Sepak bola merupakan permainan olahraga yang terdapat beberapa komponen seperti teknik taktik mental dan fisik. Kondisi fisik merupakan unsur dasar dan menjadi salah satu prasyarat yang sangat diperlukan dalam usaha meraih prestasi yang maksimal. Oleh sebab itu latihan peningkatan kondisi fisik perlu mendapatkan perhatian khusus untuk direncanakan dengan matang dan sistematis sehingga tingkat kesegaran jasmani dan kemampuan fungsional tubuh menjadi lebih baik. Seorang pemain sepak bola yang mempunyai kondisi fisik yang bagus dapat menunjang penampilannya saat melakukan latihan maupun pertandingan yang dijalankan. Berdasarkan paparan diatas tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kondisi fisik unsur kecepatan kelincahan dan daya tahan aerobik pada siswa Sekolah Sepak Bola Satria usia 16-17 tahun Kota Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 20 siswa Sekolah Sepak Bola Satria usia 16-17 tahun Kota Malang. Ada 3 tes yang dilakukan yang pertama tes kecepatan dengan lari 30 meter sebanyak 2 kali kemudian tes kelincahan dengan illinois test yang dilakukan 2 kali dan yang ketiga tes daya tahan aerobik dengan multistage fitness test. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistika deskriptif kuantitatif. Hasil tes yang telah dianalisis yaitu kondisi fisik unsur kecepatan lari 30 meter dominan pada kategori kurang diperoleh 9 dari 20 siswa dengan persentase sebesar 45% untuk kondisi fisik unsur kelincahan illinois test dominan dengan kategori baik diperoleh 7 dari 20 siswa dengan persentase sebesar 35% dan untuk kondisi fisik unsur daya tahan aerobik multistage fitness test dominan pada kategori cukup yang diperoleh 10 dari 20 siswa dengan persentase 50%. Namun dalam standarisasi Vo2Max untuk pemain sepak bola diposisi penjaga gawang dengan standarisasi Vo2Max 51 ml/kg/detik dan tidak ada satupun siswa Sekolah Sepak Bola Satria dengan posisi penjaga gawang yang mencapai standar tersebut. Pada posisi bek sayap dan bek tengah memiliki standarisasi Vo2Max 61 ml/kg/detik dan tidak ada siswa Sekolah Sepak Bola Satria dengan posisi bek tengah dan bek sayap yang mencapai standar tersebut. Untuk standarisasi Vo2Max pada posisi gelandang yaitu 62 ml/kg/detik dan tidak ada ada siswa Sekolah Sepak Bola Satria dengan posisi gelandang yang mencapai standar tersebut. Kemudian standarisasi Vo2Max untuk posisi penyerang 60 ml/kg/detik dan tidak ada satupun siswa Sekolah Sepak Bola Satria yang berposisi sebagai penyerang yang mencapai standar tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disarankan bahwa untuk meningkatkan kondisi fisik pada siswa Sekolah Sepak Bola Satria Usia 16-17 tahun Kota Malang maka perlu meningkatkan latihan yang berfokus pada peningkatan kondisi fisik secara rutin dan terprogram demi memperoleh penampilan yang lebih baik guna mencapai prestasi yang maksimal dan juga memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kondisi fisik pada siswa Sekolah Sepak Bola Satria Usia 16-17 tahun Kota Malang.