Skripsi
Analisis momen lentur balok induk dengan variasi konfigurasi penempatan balok anak profil Wide Flange (WF) / Ariella Yoshi Fatanto
Abstrak
Suatu sistem struktur baja perlu didesain sedemikian rupa agar diperoleh kekuatan yang maksimum. Baja merupakan material dengan kekuatan tarik tinggi sehingga menguntungkan apabila digunakan pada struktur bentang lebar. Luasan pelat yang besar pada struktur bentang lebar akan menyebabkan terjadinya lendutan yang besar. Oleh karena itu diperlukan balok anak untuk membagi luasan pelat dalam rangka meminimalisasi lendutan yang mungkin terjadi. Balok anak perlu disusun dalam konfigurasi tertentu karena hal ini akan berpengaruh terhadap nilai lendutan yang terjadi pada pelat lantai. Salah satu aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan desain suatu balok adalah momen. Profil baja yang paling banyak digunakan sebagai balok adalah profil wide-flange (WF) karena memiliki bagian sayap yang lebih tebal dibandingkan bagian badannya hal ini dinilai efektif untuk menahan momen lentur yang terjadi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konfigurasi penempatan balok anak terhadap momen lentur dan lendutan maksimum balok induk serta lendutan maksimum yang terjadi pada pelat lantai. Terdapat tiga tipe pemodelan yaitu struktur Tipe A struktur Tipe B dan struktur Tipe Kontrol. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan bantuan program berbasis elemen hingga. Standar yang digunakan sebagai acuan penelitian adalah SNI 1729 2015 SNI 2847 2013 ASCE 7 SNI 1727 2013 PPIUG 1983 dan SNI 1726 2012. Hasil penelitian ini yaitu (1) Profil WF 400.200.7.11 digunakan sebagai balok induk dan profil WF 250.125.6.9 digunakan sebagai balok anak (2) Nilai momen lentur balok induk pada struktur Tipe Kontrol adalah 105.461.881 00 N.mm. (3) Nilai lendutan balok induk pada struktur Tipe Kontrol adalah 4 5597 mm. (4) Nilai lendutan pelat lantai pada struktur Tipe Kontrol adalah 11 06 mm. (5) Nilai momen lentur balok induk pada struktur Tipe A adalah 118.823.825 N.mm atau 12 67% lebih besar dibandingkan struktur Tipe Kontrol. Sedangkan momen lentur balok induk pada struktur Tipe B adalah 124.501.762 00 N.mm atau 18 05% lebih besar dibandingkan struktur Tipe Kontrol. (6) Nilai lendutan balok induk struktur Tipe A adalah 5 7361 mm atau 58 72% lebih besar dibandingkan balok induk pada struktur Tipe Kontrol. Sedangkan lendutan balok induk struktur Tipe B adalah 6 5158 mm atau 56 53% lebih besar dibandingkan balok induk pada struktur Tipe Kontrol. (7) Nilai lendutan pelat lantai pada struktur Tipe A adalah 0 02 mm atau 99 82% lebih rendah dibandingkan struktur Tipe Kontrol. Sedangkan lendutan pelat lantai pada struktur Tipe B adalah 0 19 mm atau 98 82% lebih rendah dibandingkan struktur Tipe Kontrol.