Skripsi
Analisis sifat mekanik pada ferro casting ductile 40 dengan variasi waktu two step austemper I / Elga Khilmi Fikriawan
Abstrak
ABSTRAK Ferro Casting Ductile (FCD) atau yang dikenal dengan besi cor nodular merupa besi cor yang mengandung grafit bulat. Besi cor nodular ini mempunyai sifat mekanik dan fisik hampir sama dengan baja karbon. Penelitian bermaksud untuk melihat sifat mekanik dari FCD meliputi kekuatan tarik impact dan kekerasan juga mikro struktur dan morfologi patahan dengan perlakuan panas two step austempering. Proses two step austempering diproses dengan cara memanaskan FCD mencapai suhu austenisasi 900oC dengan penahanan waktu 60 menit selanjutnya memasuki proses quenching menggunakan larutan garam 50%NaNO3 50%KNO3 disuhu 260oC pada tahap austemper I menggunakan variasi waktu 18 menit dan 21 menit salanjutnya dipanaskan lagi pada suhu 340oC dengan penahanan waktu 60 menit. Proses two step austempering menghasilkan kekuatan tarik pada 18 menit menunjukkan nilai 694.5 MPa dan 21 menit 726.8 MPa. Nilai impact pada 18 menit 0.0123 J/mm2 untuk 21 menit 0.0222 J/mm2 kemudian nilai kekerasan 18 menit 41 5 HRC dan 21 menit 40 HRC. Meningkatnya sifat mekanik dari FCD karena ada perubahan dari bentuk struktur mikro setelah melalui proses two step austempering matriks ferrite berubah menjadi accicular ferrite dan austenite. Struktur mikro dari penahanan waktu 18 menit terlihat banyak terdapat accicular ferrite yang tersebar menyeluruh kemudian pada penahanan waktu 21 menit accicular ferrite penyebarannya semakin banyak dan halus. Pada morfologi patahan benda uji tarik 18 menit dan 21 menit terlihat bahwa keduanya terlihat banyak dimple sehingga bisa dikatakan mempunyai keuletan yang baik tetapi berbeda dengan morfologi patahan benda impact pada 18 menit menunjukkan ulet getas dikarenakan terdapat clevage sedangkan 21 menit menunjukkan ulet hal ini di karenakan pada permukaan patahan terdapat banyak dimple terlihat. Kata Kunci FCD ADI Kekuatan Tarik Impact Kekerasan Struktur Mikro Morfologi Patahan