UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Sintesis dan karakterisasi 9-(4-bromofenil)-3,4,5,6,7,9-heksahidro-1H-xanten-1,8(2H)-dion menggunakan katalis sari jeruk nipis dan lemon serta uji aktivitasnya sebagai antioksidan / Anita Lestari

Lestari, Anita - Nama Orang;

Abstrak
Kasus penyakit degeneratif akibat radikal bebas terus meningkat dalam dekade terakhir. Ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dengan antioksidan endogen menyebabkan dibutuhkannya antioksidan secara eksogen seperti senyawa 1 8-diokso-oktahidroxanten. Studi tentang aktivitas antioksidan dari turunan 1 8-diokso-oktahidroxanten tersubtitusi gugus orto bromo dan meta bromo menunjukkan hasil yang signifikan. Namun pada posisi para masih belum pernah dilaporkan sehingga memberi peluang bagi peneliti untuk mengkaji lebih lanjut. Metode sintesis 9-(4-bromofenil)-3 4 5 6 7 9-heksahidro-1H-xanten-1 8(2H)-dion telah berkembang terutama dari segi penggunaan katalis. Namun demikian masih ditemukan beberapa kelemahan sehingga perlu alternatif dengan memanfaatkan katalis berbahan alam seperti sari jeruk nipis dan lemon. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mensintesis mengkarakterisasi dan mengidentifikasi 9-(4-bromofenil)-3 4 5 6 7 9-heksahidro-1H-xanten-1 8(2H)-dion mengetahui pengaruh suhu terhadap aktivitas katalitik dari sari jeruk nipis dan lemon serta mengetahui aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Penelitian yang dilakukan terdiri dari lima tahapan. Tahap pertama mensintesis 9-(4-bromofenil)-3 4 5 6 7 9-heksahidro-1H-xanten-1 8(2H)-dion dari 1 3-sikloheksanadion dan 4-bromobenzaldehida menggunakan katalis lemon dan jeruk nipis. Tahap ke dua memurnikan produk sintesis dengan metode rekristalisasi. Tahap ke tiga mengkarakterisasi produk sintesis berdasarkan wujud warna dan uji titik lebur. Tahap ke empat mengidentifikasi struktur kimia dari produk sintesis menggunakan spektrofotometer IR spektrometer GC-MS dan 1H-NMR. Tahap ke lima menguji aktivitas antioksidan senyawa menggunakan metode DPPH. Pada penelitian ini dihasilkan serbuk berwarna putih dengan titik lebur antara 225-227 . Variasi suhu berpengaruh terhadap aktivitas katalitik dari sari jeruk nipis ditunjukkan dengan nilai rendemen sebesar 45 51% pada suhu 78 C dan 69 62% pada suhu 90 C. Analisis IR memperlihatkan munculnya pita serapan gugus C O C C aromatik C C alifatik C-H alifatik C-H aromatik dan C-O. Analisis 1H-NMR menunjukkan adanya 7 sinyal utama pada 1 84 ppm 1 94 ppm 2 26 ppm 2 62 ppm 4 52 ppm 7 13 ppm dan 7 38 ppm. Dengan teknik integrasi spektrum 1H-NMR menghasilkan perbandingan jumlah hidrogen 2 2 4 4 1 2 2. Analisis GC-MS menunjukkan terbentuknya ion molekul dengan m/z 372 dan 374. Senyawa 9-(4-bromofenil)-3 4 5 6 7 9 -heksahidro-1H-xanten-1 8(2H)-dion juga menunjukkan aktivitas antioksidan dengan IC50 sebesar 11 ppm dan tergolong sebagai antioksidan yang sangat kuat.


Informasi Detail
DDC
Rs 547.59 LES s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2020.
Deskripsi Fisik
xiii, 61 lembar: ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00167/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. HETEROSILIK, ANTIOKDISAN
2. HETEROCYCLIC, ANTIOXIDAN

Pembimbing
1. Rini Retnosari
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik