Skripsi
Nilai-nilai pancasila yang terkandung dalam tradisi tahlilan di masyarakat Dusun Jagoan Desa Ponggok Kabupaten Blitar / Moh. Nurron Kholifatul Ardhi
Abstrak
ABSTRAK Ardhi Moh. Nurron Kholifatul. 2020. Nilai-Nilai Pancasila yang Terkandung dalam Tradisi Tahlilan di Masyarakat Dusun Jagoan Desa Ponggok Kabupaten Blitar. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sri Untari M.Si. (2) Rista Ayu Mawarti S.Pd. M.Pd. Kata kunci Nilai Pancasila Tahlilan Pancasila merupakan dasar negara pandangan hidup bangsa Indonesia dan ideologi bangsa Indonesia yang menjiwai seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila harus diterapkan secara langsung dalam sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai luhur yang digali dari bangsa Indonesia sendiri sehingga harus diterapkan dan dipertahankan. Salah satu penerapan nilai-nilai Pancasila yakni dalam tradisi tahlilan. Tradisi tahlilan merupakan tradisi membaca kalimat toyyibah secara rutin di masyarakat. Tujuan pada penelitian ini yakni (1) Mengetahui pelaksanaan tradisi tahlilan di masyarakat Dusun Jagoan Desa Ponggok Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar (2) Mengetahui pentingnya tradisi tahlilan harus dirawat keberadaannya (3) Mengetahui nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam tradisi tahlilan di masyarakat Dusun Jagoan Desa Ponggok Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dan jenis penelitian menggunakan studi kasus. Peneliti bertindak sebagai instrumen penelitian. Sumber data diperoleh dari dokumentasi rekaman arsip wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data studi kasus. Penelitian ini termasuk studi kasus tunggal dan menggunakan penjodohan pola. Analisis data dimulai dengan tahap pengumpulan data data diklarifikasikan dan ditarik kesimpulan. Dalam pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Pelaksanaan Tradisi tahlilan di Dusun Jagoan Desa Ponggok dilaksanakan secara rutin pada malam jum rsquo at di rumah jamaah dengan cara bergilir setiap dua minggu satu kali dan ada juga yang sifatnya kubro yaitu jamaah musholla. Pelaksanaan tahlilan dilakukan secara bertahap yakni (a) Bersalaman dengan tuan rumah dan semua jamaah yang sudah hadir terlebih dahulu (b) Pembacaan tahlilan (c) Pembacaan do rsquo a (d) Ramah tamah (e) Membaca sholawat Nabi (2) Tujuan tetap adanya tradisi tahlilan di Dusun Jagoan Desa Ponggok adalah sebagai sarana mendo rsquo akan leluhur yang sudah meninggal dunia dan alasan tahlilan di Dusun Jagoan harus tetap dilestarikan karena masyarakat menganggap tahlilan memiliki manfaat sosial yang penting dalam kehidupan bermasyarakat seperti bisa mempererat silaturahmi (3) Nilai-nilai Pancasila dalam tradisi tahlilan di Dusun Jagoan Desa Ponggok sebagai berikut. (a) Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam tradisi tahlilan tercermin pada persaksian kepada Allah SWT bersilaturahmi dengan sanak saudara atau tetangga kecintaan kepada makhluk Tuhan (b) Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab tercermin dalam mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia adanya kepedulian sesama manusia yang mengalami musibah dan mengembangkan sikap tenggang rasa (c) Nilai Persatuan Indonesia tercermin dalam mendahulukan persatuan dan kesatuan dan memajukan pergaulan masyarakat persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika (d) Nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan yang tercermin dalam mengutamakan budaya musyawarah dalam mengambil keputusan bersama dan dengan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah (e) Nilai Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia tercermin dalam bersikap adil terhadap sesama menolong sesama dan melakukan pekerjaan yang berguna bagi kepentingan umum dan bersama. Saran yang diberikan peneliti kepada beberapa pihak dalam penelitian ini antara lain. Bagi Tokoh Agama atau sesepuh dapat memberikan pengertian mengenai pentingnya tahlilan seperti hakikat tahlilan serta dalil mengenai tahlilan supaya para jamaah semakin tahu hakikat dan mantab terhadap tahlilan serta tentang nilai-nilai Pancasila dalam tahlilan Bagi pengurus jamaah tahlilan supaya tetap melestarikan tradisi tahlilan jangan sampai hilang dengan cara regenerasi kepada jamaah yang lebih muda Bagi masyarakat supaya terus menjaga dan melestarikan tradisi tahlilan serta membimbing dan memotivasi generasi muda untuk ikut serta dalam majelis tradisi tahlilan.