Skripsi
Profil kondisi volume oxigen maximal (V02 MAX) UKM pencak silat merpati putih UM menggunakan aplikasi android i beep test / Muhammad Rasyid Hilmy
Abstrak
Di dalam kegiatan berolahraga untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani merupakan sebuah kebutuhan olahraga merupakan kegiatan umum yang di lakukan masyarakat terutama para pelajar. Olahraga merupakan kegiatan yang menggunakan fisik tubuh dengan berusaha melawan diri sendiri maupun orang lain yang mengandung sifat permainan ataupun berhadapan dengan alam. Pencak silat adalah beladiri asli Indonesia yang memperagakan gerakan estetika keindahan yang membentuk gerakan seni tari dengan gerakan kemampuan beladiri. Pencak silat sebagai bagian dari kebudayaan Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah perkembangan masyarakat Indonesia pencak silat telah dikenal secara luas di Indonesia dan mulai berkembang di negara tetangga seperti Malaysia Brunei Singapura Filipina Selatan dan Thailand Selatan Metode dalam penelitian ini adalah posttest menggunakan 28 mahasiswa dengan kriteria atlet maupun non atlet. Dalam penelitian ini menggunakan rancangan one group post test design dengan sekali melakukan test ditempat masing-masing menggunakan aplikasi android I Beep test untuk mengetahui kadar nilai volume oxigen maximal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar volume oksigen pada UKM Merpati Putih cukup (good). Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan kondisi fisik atlet UKM Pencak Silat Merpati UM tahun 2016 pada putra dan putri rata-rata dalam kategori cukup 15 mahasiswa dalam kondisi sangat lemah (very poor) 4 mahasiswa dalam kondisi lemah (poor) 3 mahasiswa dalam kondisi lumayan (fair) 2 mahasiswa dalam kondisi bagus (good) 2 mahasiswa dalam kondisi sangat bagus (excellent) dan 1 mahasiswa dalam kondisi terbaik (superior). Hasil analisis statistik menggunakan uji normalitas yang dilakukan menggunakan aplikasi SPSS 24.0 didapatkan nilai signifikasi sebesar 0.131 (p lt 0 05). Sehingga hasil data menunjukkan normal. Disimpulkan bahwa hasil penelitian ini rata-rata kategori cukup karna beberapa faktor pandemi corona sehingga jarang latihan