UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh temperatur air yang didinginkan AC dan temperatur air radiator terhadap output daya thermoelectric generator / Asep Pranoto

Pranoto, Asep - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Pranoto Asep. 2020. Pengaruh Temperatur Air Yang Didinginkan AC Dan Temperatur Air Radiator Terhadap Output Daya Thermoelectric Generator. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Imam Muda Nauri S.T. M.T. (II) Drs. Sumarli M.Pd. M.T. Kata Kunci Temperatur air yang didinginkan AC temperatur air radiator thermoelectric generator Energi panas yang dihasilkan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) hanya 25% energi yang dimanfaatkan secara efektif. Sedangkan 75% lainnya terbuang dengan rincian 34% di gas buang 32% di sistem pendinginan (radiator) 6% gesekan di dalam mesin dan 3% saat pemompaan. Limbah kalor dari mesin kendaraan dikategorikan berada di kisaran rendah hingga menengah (80 ndash 240. Energi panas yang terbuang dapat dikonversikan menjadi energi listrik menggunakan teknologi thermoelectric generator. Thermoelectric generator merupakan suatu alat yang dapat mengkonversikan energi panas menjadi energi listrik secara lagsung dengan menggunakan hukum seebeck. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beda temperatur air yang didinginkan AC dan temperatur air radiator terhadap output daya thermoelectric generator. Hal ini ditinjau dengan melihat kenaikan output daya thermoelectric generator dengan adanya beda temperatur yang dihasilkan dari temperatur air yang didinginkan AC dan temperatur air radiator. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental karena ditujukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh beda temperatur terhadap output daya thermoelectric generator. Rancangan dalam penelitian ini diawali dengan tahap (1) studi literatur (2) persiapan alat dan bahan (3) perakitan alat (4) uji coba alat (5) pengambilan data dan (6) diakhiri dengan menarik kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya beda temperatur minimum yaitu 53 menghasilkan 0 0007 Ampere 2 52 Volt dan 1 764 mili Watt. Kemudian dengan beda temperatur maksimum 73 menghasilkan 0 00246 Ampere 4 35 Volt dan 10 701 mili Watt. Setiap adanya perubahan beda temperatur maka output daya thermoelectric generator ikut berubah juga. Semakin bertambahnya beda temperatur maka output daya thermoelectric generator semakin bertambah juga. Dari penelitian ini didapatkan persamaan Y -24 157 0 458 X. Dimana Y adalah output daya thermoelectric generator sedangkan X adalah beda temperatur antara temperatur air yang didinginkan AC dan temperatur air radiator. Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa ada pengaruh beda temperatur terhadap output daya thermoelectric generator.


Informasi Detail
DDC
Rs 621.31243 PRA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, 2020.
Deskripsi Fisik
xiv, 79 lembar.; ill.; tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00387/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. GENERATOR TERMOELEKTRIK - TEMPERATUR AIR
2. THERMOELECTRIC GENERATOR - WATER TEMPERATURE

Pembimbing
1. Imam Muda Nauri; 2. Sumarli
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik