Skripsi
Pengembangan kartu kata untuk pembelajaran kosakata Bahasa Arab siswa kelas IV madrasah ibtida\'iyah / Kiki Safitri
Abstrak
Fokus pembelajaran bahasa Arab hendaknya memperhatikan kondisi individu yang akan melakukan proses pembelajaran. Kosakata yang harus dikuasai pada tingkat Madrasah Ibtida rsquo iyah sebanyak 300 kata termasuk ungkapan komunikatif dan yang paling tinggi frekuensi pemakaiaannya. Siswa pada usia Madrasah Ibtida rsquo iyah perkembangan kognitifnya berada pada tahap operasional kongkrit sehingga untuk memberikan kosakata baru akan lebih mudah dipahami jika menggunakan media pembelajaran yang kongkrit pula seperti kartu kata. Kartu kata sendiri bersifat nyata dan terlihat mampu mengatasi keterbatasan ruang waktu dan kemampuan daya indera manusia dapat digunakan untuk menjelaskan suatu masalah baik yang bersifat konkrit maupun abstrak serta mudah digunakan. Untuk mencapai target pemerolehan kosakata yang telah ditentukan dibutuhkan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang tepat efektif serta berfokus pada kosakata. Sehingga dalam setiap pembelajaran apapun termasuk pembelajaran bahasa Arab sendiri diperlukan proses penyusunan tujuan pembelajaran langkah-langkah kegiatan pembelajaran beserta penilaiannya. Dalam menyusun komponen tersebut peneliti mengadaptasi pedoman ACTFL yaitu pedoman kemahiran berbahasa dari Amerika Serikat untuk keterampilan berbicara menulis menyimak dan membaca pada situasi nyata dalam konteks tanpa persiapan dan spontan. Keistimewaan pedoman ini yakni menyajikan tingkat kemahiran sebagai rentangan dan gambaran apa yang seseorang tidak dan bisa lakukan dengan bahasa pada setiap tingkatan terlepas di mana kapan atau bagaimana bahasa tersebut diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kartu kata yang menarik untuk pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtida rsquo iyah siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Reaserch and Development (R amp D). Dengan mengadaptasi model pengembangan tersebut dihasilkan delapan langkah-langkah penelitian dan pengembangan sebagai berikut (1) pengumpulan data (2) perencanaan (3) pengembangan produk (4) validasi (5) revisi pertama (6) uji coba lapangan (7) revisi kedua (8) produk akhir. Penelitian dilakukan di MI-NU 2 Grajagan sebelum pandemi Covid-19. Namun setalah seluruh jenjang pendidikan diintruksikan untuk belajar secara online peneliti melakukan uji coba sederhana di rumah dengan sampel penelitian 10 siswa serta tetap mematuhi protokol kesehatan. Hasil uji coba penelitian dari angket yang disebar pada sampel penelitian mendapat skor 85%. Artinya menunjukkan bahwa media dan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang dikembangkan memperoleh hasil yang valid. Hasil uji validasi ahli media mendapat skor 95% dan ahli validasi ahli materi 82% serta validasi ahli pembelajar bahasa Arab mendapatkan skor 95%. Adapun hasil validasi dari guru bahasa Arab kelas IV mendapatkan skor 92%. Maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan kartu kata dan langkah-langkah kegiatan pembelajaran bahasa Arab berbasis kosakata valid layak digunakan untuk media pembalajaran dan sebagai alternatif pedoman langkah-langkah kegiatan pembelajaran bahasa Arab. Adapun saran dari penelitian ini yaitu diharapkan selalu mengikuti perkembangan kurikulum yang berlaku memperbaiki desain media serta diharapkan bagi peneliti selanjtnya melakukan uji coba produk pengembangan kepada subjek yang lebih luas dan lebih banyak dengan kurun waktu yang lebih lama sehingga didapatkan validitas yang optimal. Karena jika seluruh komponen pembelajaran telah dipersiapkan dan didesain dengan baik maka tujuan pembelajaran yang diharapkan akan tercapai.