Skripsi
Kesadaran masyarakat tentang hutan bakau di Probolinggo sebagai dasar konsep penciptaan seni lukis / Misbach Novianto
Abstrak
Hutan Bakau dapat hidup di tempat yang kadar garamnya tinggi. Tumbuhan bakau sendiri juga tumbuh didominasi dengan bentuk kayu yang merata disepanjang garis pantai maupun pesisir. Bakau memiliki peran yang penting bagi kehidupan masyarakat khususnya masyarakat pesisir pantai yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan. Jika dilihat dari segi ekologis hutan bakau menjadi habitat biota-biota laut juga tempat bertelurnya ikan yang hidup di laut lepas. Tetapi kondisi hutan bakau disebagian pesisir atau pantai yang ada di Indonesia mengalami kerusakan yang dampaknya akan terjadi pada ekosistem laut juga lingkungan pesisir atau pantai. Hal ini terjadi disebabkan penebangan yang dilakukan oleh oknum manusia. Salah satunya yang terjadi di hutan bakau Probolinggo. Hutan bakau yang ada di pesisir Desa Ketapang Kecamatan Kademangan dalam keadaan rusak. Kerusakan tersebut disebabkan karena seringnya tumbuhan bakau tertabrak kapal nelayan yang diparkir di dekat lokasi hutan bakau masyarakat sekitar juga kurang peduli dengan kondisi hutan bakau tersebut ditemukan pula banyaknya sampah plastik dan puntung rokok yang menyangkut di ranting tumbuhan bakau menjadi bukti bahwa kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kondisi hutan bakau. Upaya yang dilakukan dalam mewujudkan penciptaan ini ialah dengan menentukan metode. Hal ini juga sangat membantu dalam proses penciptaan. Metode penciptaan yang digunakan adalah metode milik Catherina Patrick sebab metode tersebut cocok digunakan pada proses penciptaan yang sistematis. Adapun teori tersebut dipakai sebagai acuan untuk mengarahkan pola pikir dan pola tindakan yang sistematis. Tema kerusakan hutan bakau di Probolinggo ini menjadi media pembelajaran mengenai manfaat hutan bakau bagi kehidupan juga dampak negatif seperti banyaknya biota laut yang kehilangan habitatnya masyarakat pesisir yang kehilangan kebutuhan pangan dan papan. Pencipta sendiripun semakin memahami lebih dalam mengenai manfaat hutan bakau bagi kehidupan dan mengetahui problematika masyarakat yang kerap kali terjadi yakni kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai hutan bakau. Dengan ini pencipta harap keenam karya yang diciptakan ini dapat mengedukasi masyarakat juga dapat mengajak masyarakat untuk sadar dan peduli terhadap hutan bakau. Hasil dari penciptaan ini berwujud enam karya lukis yang membahas tentang tema kerusakan hutan bakau di Probolinggo dan ditampilkan dalam pameran virtual yang dikemas dalam bentuk video ditayangkan di akun Instagram pribadi milik pencipta dengan memanfaatkan fitur IG TV. Video pameran ini diunggah pada hari sabtu tanggal 10 Oktober 2020. Video ini sudah dilihat sebanyak 1.510 kali tayang dalam kurun waktu 3 hari dengan mendapatkan respon positif dari apresiator hal tersebut dapat dilihat dari Dapat dilihat dari jumlah like sebanyak 260 orang dan dikomentari 120 orang.