Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis android \"vede\" untuk matakuliah kontrastive kulturkunde / Wardina Putriani
Abstrak
Kontrastive Kulturkunde adalah matakuliah wajib tempuh di Prodi Pendidikan Bahasa Jerman FS UM. Pada matakuliah ini mahasiswa mempelajari tentang perbedaan negara Jerman dan Indonesia dari berbagai tema pilihan. Berdasarkan hasil wawancara pra penelitian dengan 10 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jerman angkatan 2018 yang telah mengikuti matakuliah Kontrastive Kulturkunde diketahui bahwa mahasiswa membutuhkan media pembelajaran yang dapat digunakan secara mandiri yang dilengkapi dengan kuis. Oleh sebab itu tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan media pembelajaran VeDe untuk matakuliah Kontrastive Kulturkunde. Media VeDe dapat diunduh dan digunakan dengan mudah secara luring menggunakan telepon pintar dengan sistem minimal Jelly Bean dengan RAM 1 GB. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research amp Development) dan model pengembangan yang digunakan adalah model Sadiman dkk (2008) yang telah dimodifikasi. Model tersebut terdiri dari tujuh langkah yaitu (1) identifikasi kebutuhan (2) perumusan tujuan (3) perumusan butir-butir materi (4) perumusan alat pengukur keberhasilan (5) pembuatan produk (6) uji coba produk (7) revisi dan produk akhir. Pada penelitian ini instrumen yang digunakan adalah lembar angket dan teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Media VeDe telah diujikan pada ahli materi ahli media dan subjek uji coba mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jerman angkatan 2019. Proses pemerolehan data dilakukan secara daring melalui lembar angket Google Form. Media VeDe dan lembar angket dibagikan secara daring menggunakan whatsapp dan link. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil penilaian sebesar 72 7% dari ahli media 75% dari ahli materi dan 85 2 % dari mahasiswa. Dengan dimikian diperoleh rata-rata presentase keseluruhan sebesar 77 6% pada penelitian dan pengembangan ini. Dengan menggunakan kriteria penilaian Tegeh dan Kirna dapat disimpulkan bahwa media VeDe layak dan valid digunakan pada matakuliah Kontrastive Kulturkunde dengan sedikit revisi. Media ini dapat dikembangkan lebih baik lagi dengan menggunakan sistem selain Android dan menggunakan dwibahasa sekaligus yaitu bahasa Jerman dan bahasa Indonesia.