Skripsi
Studi kasus perilaku prososial pada anak usia 2-3 tahun di Miracle Kids Kota Malang / Rodiyah Ayu Anggraeni
Abstrak
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek yang perlu di kembangkan secara optimal untuk belajar mengetahui dan memahami lingkungan. Di dalam perkembangan sosial anak dituntut untuk menyesuaiakan diri dengan tuntutan sosial di lingkungan mereka berada agar dapat menyesuaikan diri dengan aturan-aturan masyarakat. Dalam perkembangan sosial terdapat perilaku prososial dan anti- sosial. Perilaku prososial merupakan bentuk perilaku yang mengajarkan tolong menolong serta peduli terhadap orang lain maupun sesama dengan sukarela tanpa mengharapkan reward dan sebagainya. Tindakan tersebut meliputi menolong berbagi kerjasama dan persahabatan. Peneliti menemukan fakta bahwa terdapat siswa di Miracle Kids Kota Malang yang memiliki perilaku prososial yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku prososial yang dimiliki oleh anak mendeskripsikan hambatan yang dialami oleh guru maupun orang tua dalam mengembangkan perilaku prososial mendeskripsikan upaya dan hasil penangan guru maupun orang tua dalam mengembangkan perilaku prososial yang dimiliki oleh subjek peneliti. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus sumber data yang diperoleh dari hasil observasi wawancara dan dokumentasi. Studi kasus yang digunakan adalah studi kasus tunggal karena dalam penelitian ini hanya menggunakan satu subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan perilaku prososial anak DAM telah dominan menunjukkan bentuk-bentuk perilaku prososial sesuai dengan indikator. Bentuk-bentuk perilaku prososial tersebut yaitu anak mampu bersikap koopeartif mampu menunjukkan sikap peduli terhadap orang lain anak dapat berbagi pengalaman yang benar dan salah dan anak mampu mematuhi aturan dalam bermain. Faktor penghambat perkembangan prilaku prososial anak DAM adalah masih sulit dalam menunjukkan sikap sharing dengan teman serta suasana hati yang buruk seperti badmood juga mempengaruhi DAM dalam perkembangan perilaku prososialnya. Kemudian upaya dan hasil penanganan yang dilakukan oleh guru maupun orang tua yaitu menumbuhkan rasa tanggung jawab anak melalui aturan guru menanamkan rasa empati dengan bercerita dan bertanya dan guru mengenalkan aturan mengajarkan anak melalui kegiatan ldquo clean rsquo s day yang tujuannya mendukung interaksi positif dan membantu anak yang membutuhkan bantuan dan mengajarkan perilaku prososial atau menolong orang lain dengan suka rela seta mengajarkan anak untuk kasih sayang.