Skripsi
Geliat learning society masyarakat perkotaan (studi kasus program Kampoeng Heritage Kajoetangan di Klojen Kota Malang) / Ach. Syaivul Munif
Abstrak
RINGKASAN Munif Ach Syaivul.. 2020. Geliat Learning Society Masyarakat Perkotaan (Studi Kasus Program Kampoeng Heritage Kajoetangan di Klojen Kota Malang). Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. H. Moh. Ishom M.Pd (2) Kukuh Miroso Raharjo S.Pd M.Pd. Kata Kunci Learning society Pemberdayaan Masyarakat Kampoeng Heritage Kajoetangan Kampoeng Heritage Kajoetangan merupakan kampung ditengah Kota Malang. Kampoeng Heritage Kajoetangan terletak di wilayah Kayutangan khususnya RW 1 9 dan 10 Kecamatan Klojen Kota Malang. Disamping sebagai kampung wisata hadirnya Kampoeng Heritage Kajoetangan ternyata mampu mendorong kemauan masyarakat untuk belajar terjadi proses-proses belajar masyarakat (learning society). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana geliat learning society itu terjadi. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan dengan tahapan sebagai berikut reduksi data display dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geliat learning society merupakan bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui lima tahap meliputi (1) Tahap sosialisasi. (2) Tahap fasilitasi (3) Tahap pemetaan lokasi (4) Tahap implementasi. Secara teknis proses-proses belajar masyarakat dilakukan dalam pemberdayaan tersebut dilakukan melalui tiga tahapan yaitu (1) penyadaran tentang potensi heritage yang ada di kampung kepada masyarakat guna membangun komitmen bersama untuk menjadikan heritage tersebut sebagai modal dasar dalam pengembangngan kawasan wisata (2) peningkatan pengetahuan masyarakat melalui penyelenggaraan seminar pelatihan dan studi banding (3) peningkatan kapasitas melalui optimalisasi pokdarwis sebagai penggerak utama pegembangan desa wisata. Tiga fokus pembelajaran masyarakat tersebut merupakan strategi andalan dalam menggeliatan learning society di masyarakat Kayutangan sehingga terbangun Kampoeng Heritage Kajoetangan. Bagi jurusan PLS temuan penelitian ini dapat dijadikan referensi model dalam memperkuat pijakan program pemberdayaan melalui kegiatan pembelajaran.