Skripsi
Peran guru dalam pendidikan seks anak tunagrahita pada masa pubertas di SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang / Nuri Dwi Yatiningsih
Abstrak
Di masa pubertas dibutuhkan pendidikan seks sebagai pengetahuan tentang anatomi tubuh termasuk reproduksi seksual untuk mencegah dari hal yang negatif. Semua orang membutuhkan pendidikan seks termasuk anak tunagrahita. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan tentang (1) Peran guru dalam pendidikan seks anak tunagrahita pada masa pubertas (2) Faktor penghambat dalam memberikan pendidikan seks anak tunagrahita pada masa pubertas (3) Upaya guru untuk mengatasi faktor penghambat dalam memberikan pendidikan seks anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil teknik pengumpulan data analisis data dan pengecekan keabsahan temuan yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa (1) Peran guru dalam pendidikan seks anak tunagrahita pada masa pubertas yaitu guru sebagai inspirator dinamisator/pengajar model/teladan evaluator dan motivator. (2) Guru mengalami hambatan yaitu sulitnya siswa memahami materi dan kurangnya kerjasama dengan orang tua. (3) dalam mengatasi hambatan tersebut guru lebih menyederhanakan lagi materi mengenai pendidikan seks serta guru terus mencoba untuk bekerja sama dengan orang tua.