Skripsi
Reka cipta musik keroncong di RRI Malang / Venia Ranita Sari
Abstrak
Radio Republik Indonesia Malang merupakan salah satu stasiun radio nasional yang berada di Kota Malang. Stasiun radio yang memiliki berbagai macam program acara. Salah satunya yaitu program musik keroncong yang dikenal dengan program acara ldquo Simfoni Keroncong rdquo . Dalam program acara tersebut Radio Republik Indonesia Malang bekerja sama dengan Grup Orkes Keroncong di bawah naungan Paguyuban Artis Musik Orkes Keroncong (PAMORI) Malang Raya. Lokasi penelitian ini berada di RRI Malang Jalan Candi Panggung No 58 Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menggambarkan proses reka cipta musik keroncong pada Programma 1 LPP RRI Malang dan 2) menggambarkan penerimaan program musik keroncong bagi generasi muda pendengar Programma 1 LPP RRI Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi sebagai data pendukung penelitian. Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data reduksi data dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini teori yang digunakan merupakan teori reka cipta oleh Hobsbawm. Berdasarkan hasil penelitian data yang diperoleh 1) proses reka cipta musik keroncong pada Programma 1 LPP RRI Malang dikaitkan dengan teori reka cipta yaitu adanya perubahan dalam musik keroncong yang dilakukan oleh grup orkes keroncong sesuai dengan keadaan zaman sekarang agar masyarakat lebih tertarik dengan musik keroncong sehingga menghasilkan bentuk-bentuk yang baru yaitu adanya perubahan penyanyi ataupun musisi musik keroncong aransemen lagu membebaskan menyanyikan genre selain musik keroncong menambahkan alat musik drum dan bass penampilan dalam program simfoni keroncong penampilan melalui RRI Net 2) adanya program musik keroncong yang bekerja sama dengan grup orkes keroncong Malang Raya dapat menarik perhatian khalayak masyarakat terutama generasi muda serta memberikan dampak positif yaitu adanya kesadaran generasi muda untuk ikut serta dalam melestarikan musik keroncong mendapatkan informasi terkait musik keroncong dan mengubah stigma bahwa musik keroncong sebenarnya adalah musik yang tidak membosankan dan enak untuk didengar.