Skripsi
Efektivitas model pembelajaran problem based learning melalui metode debat terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI mata pelajaran geografi di SMAN 1 Purwosari / Revina Putri Sukmawati
Abstrak
Model pembelajaran Problem Based Learning adalah model pengajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah serta memperoleh pengetahuan. Model PBL digunakan agar siswa dapat memecahkan suatu permasalahan yang diberikan yang erat kaitannya dengan kehidupan nyata. Metode debat mempunyai tujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis rasional dan kreatif terhadap isu yang diangkat. Sehingga metode ini sejalan dengan PBL yang mengasah siswa dalam berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran Problem Based Learning melalui metode debat terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini termasuk QuasY Experiment dengan menggunakan rancangan penelitian pretest posttest control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Purwosari kelas XI IPS 1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI IPS 3 sebagai kelompok kontrol. Intrumen penelitian ini menggunakan soal tes yang berjumlah empat nomor soal yang terbagi dalam tujuh butir soal yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik dengan bantuan program SPSS 22.0 for Windows. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan model pembelajaran Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas XI SMAN 1 Purwosari. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai Gain Score kelompok eksperimen lebih tinggi yaitu 61 6 dan kelompok kontrol sebesar 31 7. Hasil uji hipotesis melalui analisis Mann Whitney dengan perhitungan menggunakan SPSS 22.0 for Windows adalah 0 00 atau dengan kata lain sig. (2-tailed) lt 0 05. Jadi model pembelajaran Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMAN 1 Purwosari. Sintak PBL yang paling dominan adalah analisis yang menjadi salah satu faktor pendorong pada kemampuan berpikir kritis. Sintak yang paling kurang dominan adalah penyeyelidikan individu. Saran yang dapat diajukan untuk penelitian ini adalah sering digunakan model dan metode ini agar siswa terbiasa dalam pemecahan masalah. Saran untuk peneliti selanjutnya mengenai sintak yang kurang dominan agar dapat ditekankan lagi agar lebih baik pada semua sintaknya.