UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Identifikasi perempuan pekerja rumahan bidang busana di Kecamatan Blimbing / Uswatun Hasanah

Hasanah, Uswatun - Nama Orang;

Abstrak
Indonesia saat ini mempersiapkan pembangunan nasional yang terdiri berbagai macam aspek. Aspek yang berperan dalam pelaksanaan pembangunan nasional salah satunya adalah tenaga kerja. Bedasarkan data IBS 2018 terdapat 385 perusahaan pakaian di provinsi Jawa Timur. Sementara hasil pendataan statistika di Kota Malang pekerja pakaian mayoritas adalah perempuan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pekerja perempuan dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini termasuk finite karena terletak pada Kecamatan Blimbing Kota Malang. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive dimana terdapat kriteria khusus pada sampel penelitian. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuisioner terbuka dan tertutup yang berisikan tentang identitas perempuan pekerja rumahan kesejahteraan keluarga identitas pekerjaan dan jaminan social. Pengambilan data kemudian dihitung dengan skala likert dengan empat kategori. Kategori pilihan jawaban indikator kesejahteraan keluarga adalah 4) sangat sejahtera 3) sejahtera 2) kurang sejahtera 1) tidak sejahtera. Sementara itu pilihan jawaban indikator perlindungan sosial adalah 4) sangat terlindungi 3) terlindungi 2) kurang terlindungi dan 1) tidak terlindungi. Hasil penelitian menyatakan 71.43% pekerja mandiri masuk kriteria sejahtera 65% pekerja perantara masuk dalam kriteria cukup sejahtera dan 76.67% pekerja putting out system masuk kriteria cukup sejahtera. Sementara itu perlindungan sosial yang diterima perempuan pekerja mandiri sebanyak 76.19% dengan kriteria cukup terlindungi 45% pekerja perantara tidak terlindungi dan 63.33% pekerja putting out system cukup terlindungi. Kesimpulan dari penelitian ini perempuan pekerja mandiri dikatakan sejahtera diantara pekerja perantara dan pekerja putting out system dikarenakan memiliki keahlian sendiri sehingga upah yang di dapat setara dengan pekerjaan yang dikerjakan. Pada perlindungan sosial pekerja perantara tidak terlindungi dibandingkan dengan pekerja mandiri dan pekerja putting out system. Hal ini dikarenakan sampai saat ini belum adanya aturan jelas mengenai hal-hal yang mengatur perlindungan sosial bagi pekerja rumahan.


Informasi Detail
DDC
Rs 331.481024 HAS i
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Tata Busana, 2020.
Deskripsi Fisik
xiii, 98 lembar.; ill; tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00887/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. TENAGA KERJA WANITA - TATA BUSANA
2. WOMAN WORKERS - CLOTHING

Pembimbing
1. Agus Hery Supadmi Irianti; 2. Idah Hadijah
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik