Skripsi
Preferensi konsumen batik tulis pesantenan Kabupaten Pati / Tutik Setiyo Ningsih
Abstrak
Kepercayaan konsumen terhadap munculnya produk baru yaitu produk batik tulis Pesantenan dengan mengesampingkan harga tentunya berkaitan dengan faktor-faktor lain yang dijadikan pertimbangan keputusan pembelian konsumen. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi preferensi atau tingkat kesukaan konsumen terhadap batik tulis Pesantenan. Faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dapat dilihat dari 3 aspek yaitu kepentingan konsumen atribut produk dan kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden penelitian merupakan konsumen yang membeli dan memahami produk batik tulis Pesantenan dengan sampel penelitian sejumlah 68 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup yang ditujukan kepada responden dan analisis data yang digunakan adalah analisis persentase. Uji coba instrumen kuisioner yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan SPSS for Windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 faktor preferensi konsumen dalam memilih batik tulis Pesantenan yaitu sebagian besar konsumen memilih batik tulis Pesantenan karena kebutuhan primer persepsi merek loyalitas merek warna batik persepsi harga kesesuaian harga dengan kualitas dan perbandingan harga. Preferensi berdasarkan kepentingan dipengaruhi oleh kebutuhan primer dari tingkat kenyamanan sedangkan jika ditinjau dari atribut produk dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu persepsi merek loyalitas merek serta indikator warna batik tulis Pesantenan. Preferensi berdasarkan kepuasan konsumen dipengaruhi oleh persepsi harga kesesuaian harga dengan kualitas dan perbandingan harga sedangkan indikator atribut produk yang kurang diminati konsumen adalah pada indikator kemasan kemudian kurangnya kepuasan terhadap karyawan yang bukan ahli profesional tidak adanya price tag pada kain batik dan penempatan lokasi kurang strategis. Saran dalam penelitian ini ditunjukkan kepada (1) Industri batik tulis Pesantenan yaitu perlu mempertahankan kualitas bahan batik pengrajin diharapkan lebih kreatif dan inovatif dalam membuat motif fauna budaya dan sejarah lokal melakukan perbaikan pada aspek-aspek yang kurang diminati konsumen mengenai kemasan pelayanan karyawan dan lokasi (2) Harapan peneliti kepada pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam membantu pengembangan industri batik di Kabupaten Pati seperti contohnya lebih giat lagi mengadakan pameran hasil industri khususnya pada industri batik (3) Saran bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti preferensi konsumen batik tulis Pesantenan dengan indikator yang berbeda atau disarankan dapat meneliti lebih luas lagi mengenai kualitas produk batik tulis Pesantenan maupun batik yang ada di daerah lain.