Skripsi
Kecanduan game online sebagai prediktor penyesuaian sosial remaja di Kota Blitar / Hari Budi Kusuma
Abstrak
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional. Variabel penelitian ini menggunakan kecanduan bermain game online dan penyesuaian sosial pada remaja melibatkan sebanyak 60 remaja yang masuk dalam kategorisasi kecanduan bermain game online di Kota Blitar dengan menggunakan teknik random sampling. Kemudian pengambilan data menggunakan skala kecanduan game online dan skala penyesuaian sosial dengan jumlah total 30 aitem dan dinyatakan keseluruhan aitem valid. Validitas menggunakan analisis product moment dengan skor 0 364 ndash 0 691 untuk skala penyesuaian sosial dan skor 0 509 ndash 0 773 untuk skala kecanduan game online. Reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach rsquo s dengan skor sebesar 0 877 untuk skala penyesuaian sosial dan skor 0 760 untuk skala kecanduan game online. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) sebanyak 45% subjek memiliki kecanduan game online rendah (2) sebanyak 33 3% subjek memiliki penyesuaian sosial sangat tinggi. (3) Nilai R yang diperoleh variabel kecanduan game online terhadap penyesuaian sosial remaja tidak cukup signifikan yaitu sebesar 0 005. Diketahui juga nila R-square sebesar 0 yang menunjukan bahwa kecanduan game online memberikan kontribusi terhadap penyesuaian sebesar 0%. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0 972 gt 0 05 yang berarti hipotesis H0 diterima. Bagi para remaja diharapkan bermain game online (menggunakan gadget) dengan bijak seperti memperhatikan waktu keadaan lingkungan sekitar dan kesehatan. Meskipun dalam bermain game online masih tetap berinteraksi terhadap pemain lain tetapi remaja juga membutuhkan interaksi secara langsung dan nyata. Jangan merelakan pendidikan (bolos sekolah) hanya untuk bermain game online. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya mampu mengembangkan pengetahuan tentang penyesuaian sosial dan kecanduan game online dalam ruang lingkup yang lebih luas misalnya faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penyesuaian sosial dan kecanduan game online. Peneliti selanjutnya hendaknya juga menambahkan variabel-variabel sebagai kontrol. Serta menambah jumlah populasi dan sampel agar diperoleh definisi penyesuaian sosial remaja dan kecanduan game online yang lebih spesifik dan data yang diperoleh lebih sempurna karena pengambilan sampel yang sedikit akan menjadikan suatu keterbatasan dalam sebuah penelitian.