Skripsi
Hubungan quality of work life (QWL) dengan produktivitas kerja sumber daya manusia di Puskesmas Mulyorejo Kota Malang / Uciatul Adawiyah
Abstrak
Kualitas kehidupan kerja/Quality Of Work Life (QWL) merupakan salah satu strategi manajemen SDM yang dipercaya sebagai elemen kunci dalam mengembangkan seluruh sistem kerja dengan memperkuat kepuasan kerja dan manfaat utama yang dapat menurunkan angka ketidakhadiran dan pengunduran diri hingga mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas kerja. Produktivitas merupakan suatu konsep yang universal yang berlaku bagi semua sistem karena setiap kegiatan memerlukan produktivitas dalam pelaksanaannya. Keberhasilan suatu organisasi khususnya dibidang kesehatan seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dipengaruhi oleh produktivitas kerja dari SDM-nya dengan harapan apa yang menjadi tujuan puskesmas akan tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Quality Of Work Life (QWL) dengan produktivitas kerja sumber daya manusia di Puskesmas Mulyorejo Kota Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Analisis hubungan menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan dengan produktivitas kerja pada taraf signifikansi 5% adalah fasilitas yang tersedia (nilai G2 12 371) dan pengembangan karir (nilai G2 26 646) dikarenakan hasil nilai G2 lebih besar dari chi-square ( chi 2) tabel 9 488. Sedangkan pada taraf signifikansi 5% kompensasi yang adil (nilai G2 6 535) dan komunikasi (nilai G2 1 694) lebih kecil dari dari chi-square ( chi 2) tabel yang menunjukkan arti tidak ada hubungan dengan produktivitas kerja SDM. Selanjutnya hasil analisis secara simultan maupun secara parsial pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa variabel QWL berhubungan signifikan dengan produktivitas kerja. Dimana didapatkan nilai (nilai G2 39 676) lebih besar dari chi-square ( chi 2) tabel 18 307 dan didapatkan uji Wald pada variabel fasilitas yang tersedia sebesar 6.646 dan variabel pengembangan karir sebesar 5.550 yang memiliki arti nilai W lebih besar dari Z0 05/2 1 96. Serta dari keempat komponen QWL tersebut pengembangan karir merupakan variabel yang paling berhubungan dengan produktivitas kerja dengan nilai (odd ratio 38 05). Kesimpulan yang didapat ada hubungan yang signifikan fasilitas yang tersedia dan pengembangan karir dengan produktivitas kerja dan tidak ada hubungan yang signifikan antara kompensasi yang adil dan komunikasi dengan produktivitas kerja SDM di Puskesmas Mulyorejo Kota Malang. Kemudian ada hubungan yang signifikan antara QWL dengan produktivitas kerja dan variabel QWL yang paling berhubungan dengan produktivitas kerja di Puskesmas Mulyorejo Kota Malang adalah pengembangan karir.