Tugas Akhir
Automatic transfer switch berbasis mikrokontroler sebagai pengalih daya listrik sistem hybrid / Dhandy Julianto
Abstrak
Konsumsi energi listrik di Indonesia semakin meningkat dikutip dari buku statistika PLN 2018 energi listrik yang terjual pada tahun 2018 sebesar 234.617 88 GWh meningkat 5 15% dari tahun sebelumnya. Meningkatnya konsumsi energi listrik menimbulkan dampak yang merugikan bagi ketersediaan SDA tidak terbarukan dan meningkatkan intensitas pemadaman bergilir terutama pada waktu beban puncak (WBP). Sekitar 41 70% dari energi total yang terjual berasal dari kelompok pelanggan rumah tangga. Sehingga diperlukan inovasi penghematan daya listrik PLN disektor rumah tangga yaitu dengan menerapkan pembangkit listrik tenaga surya pada rumah. Umumnya PLTS bersifat semi-otonom terhadap listrik negara. Agar transfer daya dapat dilakukan secara otomatis maka diperlukan rangkaian kontrol menggunan mikrokontroller yang disebut automatic transfer switch (ATS). Menurut Maryanto (2018) ldquo Automatic Transfer Switch (ATS) ialah sebuah rangkaian listrik yang berfungsi sebagai saklar yang beroperasi dengan otomatis ketika terjadi pemadaman arus listrik yang sesuai rencana atau mendadak rdquo . Tugas akhir ini akan membahas tentang automatic transfer switch berbasis mikrokontroller menjelaskan fitur utama perangkat cara perancangan sistem ATS pada PLTS dan melakukan pengujian untuk mengetahui kinerja perangkat ATS terhadap kelistrikan rumah. Hasil pengujian dari perangkat ATS ini menunjukan bahwa perangkat dapat bersinergi dengan kelistrikan rumah baik dari fungsi timer switch pengalih saat PLN padam dan overdischarge protection battery.