Tugas Akhir
Metode pelaksanaan balok prestress pada pembangunan mall ciputra worl Surabaya phase 3 / Mochammad Khresna Pradinata
Abstrak
Balok prestress dapat didefinisikan sebagai balok yang telah diberikan tegangan-tegangan dalam jumlah dan distribusi tertentu sehingga dapat menetralisir tegangan yang dihasilkan oleh beban luar sesuai dengan yang direncanakan. Metode pelaksanaan balok prestress dibedakan menjadi 2 jenis yakni pemberian gaya prategang setelah pengecoran atau sebelum pengecoran. Pemberian gaya prategang sebelum pengecoran disebut sistem pratarik (pretension) sedangkan pemberian gaya sesudah pengecoran disebut system pascatarik (posttension). Metode pelaksanaan balok untuk podium mall menggunakan pemilihan pascatarik pembangunan balok prestress berawal dari pekerjaan persiapan pemasangan perancah pemasangan bekisting balok pemasangan tendon dan kabel baja strand proses pengecoran stressing grouting pembongkaran bekisting dan perancah. Tujuan dari penulisan ini adalah (a) mengetahui tahap-tahap metode pelaksanaan pembangunan balok prestress serta mengetahui alat dan bahan apa saja yang diperlukan untuk kebutuhan pembanguanan. (b) mengetahui perbandingan antara metode pelaksanaan balok prestress pascataraik dan pratarik antara kelebihan dan kekurangan pada tiap metode pelaksanaan untuk bahan pertimbangan jika akan melaksanakan pembangunan balok prestress. Pemilihan metode konstruksi balok prestress setiap pembangunan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing maka setiap pembangunan konstruksi yang akan menggunakan teknologi balok prestress harus merencankan secara matang harus menggunakan metode pascatarik atau pratarik. Tahap pelaksanaan konstruksi balok prestress hanya dapat dilakukan sesuai urutan tahap pekerjaan dari tahap persiapan hingga pembongkaran bekisting dan perancah.