Tesis
Rekonstruksi model pengukuran kinerja untuk rumah sakit jiwa / Etika Novitasari
Abstrak
RINGKASAN Novitasari Etika. 2020. Rekonstruksi Model Pengukuran Kinerja untuk Rumah Sakit Jiwa. Tesis Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Satia Nur Maharani S.E. M.SA. Ak (2) Dr. Cipto Wardoyo S.E. M.Pd. M.Si. Ak. CA Kata Kunci Balance Scorecard (BSC) Kualitatif Studi Kasus Model Pengukuran Kinerja dan Rumah Sakit Jiwa Tujuan pada penelitian ini adalah membangun model pengukuran kinerja yang tepat dan sesuai dengan kondisi maupun karakter untuk dapat diaplikasikan pada RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJRWL). Model pengukuran kinerja yang digunakan oleh RSJRWL saat ini adalah menggunakan model pengukuran kinerja Balance Scorecard (BSC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dikarenakan peneliti perlu dalam mengupas permasalahan atau fenomena secara mendalam yang khusus mengenai penilaian kinerja baik yang digunakan saat ini maupun yang perlu untuk digunakan pada masa mendatang. Sehingga akan bermanfaat bagi peneliti dalam membangun model pengukuran yang tepat atau sesuai untuk digunakan RSJRWL dalam pengukuran kinerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa diperlukan penyesuaian pada BSC versi RSJRWL. Dalam hal ini BSC versi RSJ terbatas pada beberapa aspek yang bersifat umum namun belum terdapat aspek yang sebenarnya perlu untuk diadakan pada penyedia jasa layanan kesehatan dalam hal pengukuran kinerja. Aspek penilaian yang dibutuhkan yakni adanya aspek kepedulian. Kepedulian dari perawat kepada pasien serta RSJ kepada pasien dan pegawainya. Kemudian peneliti juga menemukan adanya penilaian yang tidak efektif pada terapi spiritual. Kesemua hal tersebut bernilai positif sehingga akan sangat baik bila dimasukkan pada aspek pengukuran kinerja. Selain pada hal tersebut ditemukan pula bahwa pegawai tidak disosialisasikan mengenai BSC sehingga hal tersebut dapat menghambat kesuksesan dari pengaplikasian pengukuran kinerja BSC. Model pengukuran kinerja yang diusulkan oleh peneliti adalah model pengukuran kinerja BSC yang tepat dan sesuai untuk RSJRWL yang dapat memuat seluruh aspek sumberdaya organisasi yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mempercepat kesembuhan pasien serta memperkuat upaya dalam mencapai tujuan organisasi. Peneliti mengusulkan BSC RSJRWL menjadi lima perspektif atas pertambahan aspek yang diusulkan dari empat perspektif yang digunakan RSJRWL saat ini. Hal tersebut dianggap sebagai opsi terbaik atas pertimbangan bahwa keberhasilan yang ingin dicapai RSJRWL sebagai pemberi layanan kesehatan adalah dapat mencapai tujuan visi dan misi dari RSJRWL tanpa mengabaikan nilai ndash nilai yang telah dianut oleh RSJRWL.