Tesis
Representasi budaya lokal pada pembelajaran seni budaya siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri se-Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan / Yuyun Nur Astuti
Abstrak
Indonesia merupakan negeri yang memiliki beraneka ragam suku bangsa yang terdiri dari banyak wilayah. Oleh sebab itu Indonesia disebut negeri yang kaya akan kebudayaan. Salah satunya adalah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur yang masih menjadi bagian dari provinsi Sumatera Selatan. OKU Timur sendiri memiliki julukan rdquo sebiduk sehaluan rdquo yang memiliki arti bahwa masyarakat OKU Timur yang terletak dalam suatu wadah dengan berbagai macam kultur dan pekerjaan mulai dari pertanian perdagangan pegawai dan lainnya yang memiliki tujuan sama yakni membangun OKU Timur menjadi maju. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur merupakan salah satu Kabupaten Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi daerah multikultural karena dihuni berbagai etnis dengan penduduk lokal suku Komering. Bukan tidak mungkin hal tersebut dapat berpengaruh pada berbagai sektor khusunya pendidikan. Akan ada banyak hal yang terjadi dalam pelaksanan pembelajarannya terkhusus pada pelaksanaan pembelajaran seni budaya. Fokus penelitian ini mengungkap tentang Bagaimana representasi budaya lokal pada hasil belajar seni budaya di SMP Negeri Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan apakah makna representasi budaya lokal pada hasil belajar seni budaya di SMP Negeri dalam pembentukan eksistensi budaya lokal masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mandalam tentang representasi dan makna hasil belajar seni budaya SMP di Kabupaten OKU Timur. Pengkajian tersebut dilakukan pada karya siswa yang diperkirakan memberikan implikasi dan kontribusi terhadap pembentukan tata nilai dalam pertumbuhan masyarakat di OKU Timur. Penelitian ini dilakukan pada lima sekolah di OKU Timur yang dianggab mewakili beberapa etnik di OKU Timur yakni SMP Negeri 1 Semndawai Barat SMP Negeri 1 Buay Madang SMP Negeri 1 Madang Suku II SMP Negeri 1 Buay Madang Timur dan SMP Negeri 1 Belitang III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui wawancara observasi dan studi dokumentasi dan analisis data menggunakan teori semiotika milik Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni budaya yang dilakukan pada kelima sekolah yakni SMP Negeri 1 Semendawai Barat SMP Negeri 1 Buay Madang SMP Negeri 1 Madang Suku II SMP Negeri 1 Buay Madang Timur dan SMP Negeri 1 Belitang III merepresentasikan budaya lokal melayu yakni suku Komering. Hal tersebut dilihat dari karya siswa yang dianalisis menggunakan teori semiotika roland bhartes yang memiliki makna bahwa nilai-nilai melayu masih dijunjung tinggi.