Skripsi
Tindakan guru memicu keaktifan anak dalam berpikir, bertanya, dan beraktifitas / Akmalany Maulaya Kamilah
Abstrak
Keaktifan anak dalam belajar perlu diupayakan khususnya keaktifan anak dalam hal berpikir bertanya dan beraktifitas. Tiga jenis keaktifan anak tersebut merupakan indikator keberhasilan penanaman aspek kognitif aspek afektif dan aspek psikomotorik. Upaya untuk mewujudkan keaktifan anak dalam segala aspek perlu adanya peran guru. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan guru untuk memicu keaktifan anak selama proses pembelajaran khususnya dalam hal berpikir bertanya dan beraktifitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan tindakan guru yang dilakukan untuk memicu keaktifan anak selama satu hari penuh proses pembelajaran. Penelitian yang dilakukan di 8 Lembaga Pendidikan Taman Kanak- kanak di Kota Malang ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Analisis dilakukan dengan mengadopsi teori Gagne tentang nine events of instruction. Berdasarkan hasil observasi di 8 TK tersebut diketahui bahwa terdapat berbagai macam tindakan yang dapat dilakukan guru untuk memicu keaktifan anak selama proses pembelajaran. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa guru cenderung melakukan tindakan memicu keaktifan dengan mengajukan pertanyaan terutama saat awal pembukaan proses pembelajaran. Hasil persentase yang didapatkan tindakan tersebut yaitu sebesar 40%. Tindakan tersebut direspon oleh anak dengan kategori respon sangat aktif. Salah satu bentuk respon yang ditunjukkan oleh siswa ketika mendapat pertanyaan adalah menjawab pertanyaan yang diajukan dengan mengangkat tangan. Siswa juga menunjukkan keaktifan dengan saling berebut menjawab pertanyaan guru. Kemudian anak merespon lebih Lanjut dengan mengajukan pertanyaan kembali kepada guru. Maka dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk memicu keaktifan anak selama proses pembelajaran dengan melalui pengajuan pertanyaan kepada siswa.