UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Transformasi nilai kefemininan dalam novel perempuan berkalung sorban karya Abidah El Khalieqy / Kinca Sri Pawedar Nalibrata

Nalibrata, Kinca Sri Pawedar - Nama Orang;

Abstrak
Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra yang beredar di kalangan masyarakat. Sebagai wadah dari pikiran yang dimiliki oleh penulisnya sudah tentu novel menjadi tempat penulis untuk menggambarkan fenomena yang terjadi ataupun pernah dialami secara langsung oleh penulis. Fenomena yang sering diangkat dalam sebuah novel salah satunya adalah fenomena gender. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan transformasi nilai kefemininan yang terdapat dalam novel Perempuan Berkalung Sorban. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian gender yaitu penelitian yang mengkaji sebuah fenomena dengan memperhatikan relasi yang terjadi antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini berupa kata frasa dan kalimat yang berbentuk dialog monolog serta narasi yang menggambarkan adanya transformasi nilai kefemininan yang dilakukan oleh tokoh utama perempuan melalui dua fokus utama. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa dalam novel Perempuan Berkalung Sorban ditemukan (1) gagasan nilai kefemininan baru (2) reaksi tokoh sekitar terhadap gagasan nilai kefemininan baru yang dicetuskan dan (3) tindak lanjut tokoh utama terhadap gagasan nilai kefemininan baru. Di dalam novel Perempuan Berkalung Sorban ditemukan tiga subaspek dalam menentukan gagasan nilai kefemininan baru yaitu nilai-nilai yang berlaku di dalam masyarakat di dalam keluarga dan di dalam rumah tangga. Selanjutnya ditemukan dua subaspek dalam menentukan perilaku tokoh utama terhadap gagasan nilai kefemininan baru yaitu perilaku memperjuangkan dan memasrahkan diri. Dalam novel Perempuan Berkalung Sorban ditemukan nilai kefemininan yang mengalami proses transformasi. Nilai-nilai kefemininan tersebut berada di tiga lingkungan yaitu masyarakat keluarga dan rumah tangga. Di dalam masyarakat nilai kefemininan yang mengalami transformasi yaitu anggapan bahwa perempuan cenderung memiliki sifat pemalu berubah menjadi perempuan yang berani submisif atau cenderung untuk mematuhi perintah dan aturan menjadi perempuan yang pemberontak dan bisa melawan serta cenderung monogami atau hanya menikah sekali seumur hidup menjadi perempuan yang dapat menceraikan suaminya dan menikah untuk kedua kalinya. Di dalam keluarga nilai kefemininan yang mengalami transformasi yaitu kecenderungan perempuan untuk beraktivitas di rumah menjadi perempuan yang aktif beraktivitas di luar rumah serta submisif atau cenderung mematuhi perintah serta aturan yang ditetapkan oleh orang tua menjadi perempuan yang pemberontak dan berani mengutarakan ketidaksetujuan pada pendapat orang tua. Di dalam rumah tangga nilai kefemininan yang mengalami transformasi yaitu cenderung berada di pihak pasif ketika melakukan hubungan seksual berubah menjadi perempuan yang dapat memberikan penolakan serta perlawanan pada suami dan submisif atau cenderung mematuhi perintah serta aturan yang ditentukan suami berubah menjadi perempuan yang berani menentang aturan suami. Dalam novel Perempuan Berkalung Sorban ditemukan dua bentuk reaksi tokoh sekitar atas gagasan nilai baru yang dicetuskan yaitu reaksi mendukung diberikan oleh tokoh lain dengan cara memberikan motivasi semangat serta mengajarkan berbagai macam ilmu baru yang dapat menunjang pemikiran tokoh utama perempuan. Reaksi menolak diberikan oleh tokoh lain yang tidak setuju dengan gagasan nilai baru yang dicetuskan oleh tokoh utama perempuan. Respon tersebut dilakukan dengan cara memberikan peringatan hukuman teguran serta kata-kata kasar seperti cemoohan. Dalam novel Perempuan Berkalung Sorban ditemukan dua bentuk sikap tokoh atas respon dari gagasan nilai kefemininan baru yang dicetuskannya yaitu perilaku memperjuangkan serta memasrahkan diri. Perilaku memperjuangkan dipaparkan melalui usaha-usaha yang dilakukan oleh tokoh seperti memberikan perlawanan secara verbal juga secara tindakan. Perilaku berserah diri dipaparkan melalui tindakan yang dilakukan tokoh berupa ketidakberdayaannya untuk melawan perlakuan tokoh lain yang disebabkan oleh perbandingan segi fisik dan kekuatan yang tidak seimbang serta doktrin hukuman berupa ganjaran dosa yang besar dan mendapat laknat dari Allah SWT. Berdasarkan simpulan hasil penelitian dikemukakan dua saran sebagai berikut. Bagi pembaca disarankan agar penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam memahami pola penelitian yang menggunakan sudut pandang kajian gender berhubungan dengan transformasi nilai kefemininan. Bagi peneliti lain disarankan agar penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar penelitian lanjutan pada penelitian yang berhubungan dengan analisis gender pada novel dengan fokus pada proses transformasi dan nilai kefemininan.


Informasi Detail
DDC
Rs 809.3083 NAL t
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2020.
Deskripsi Fisik
xiv, 115 lembar; ill.; tab; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01388/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. NOVEL - ANALISIS
2. NOVEL - FEMINIM, NILAI
3. NOVELS - ANALYSIS

Pembimbing
1. Azizatus Zahro'
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik