Skripsi
Hubungan antara kemampuan literasi informasi dengan kemampuan membaca pemahaman siswa SMP Negeri 25 Malang / Rona Indah Ardiansari
Abstrak
RINGKASAN Ardiansari Rona Indah. 2020. Hubungan Antara Kemampuan Literasi Informasi dengan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa SMP Negeri 25 Malang. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Suyono M.Pd. Kata Kunci kemampuan literasi informasi kemampuan membaca pemahaman siswa SMP Negeri 25 Malang. Berkaitan dengan dunia pendidikan kemampuan literasi informasi menjadi salah satu faktor dari peningkatan kualitas proses belajar mengajar. Menerapkan kemampuan literasi informasi siswa memberikan dampak signifikan pada Program Literasi Sekolah di SMP Negeri 25 Malang. Kemampuan literasi informasi siswa salah satunya didukung oleh adanya kemampuan membaca pemahaman pada siswa. Hal ini karena siswa harus mampu memahami informasi yang diperoleh dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan literasi informasi siswa (2) kemampuan membaca pemahaman siswa dan (3) hubungan antara kemampuan literasi informasi dengan kemampuan membaca pemahaman siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 25 Malang dengan mengambil sampel sebanyak 40 siswa yang terdiri dari kelas VII dan kelas VIII. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah angket dan tes. Data yang diperoleh dalam penelitian ini (1) skor angket kemampuan literasi informasi dan (2) skor tes kemampuan membaca pemahaman. Teknik analisis data yang digunakan (1) uji normalitas (2) uji linieritas dan (3) uji korelasional dengan menggunakan Program SPSS 22.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skor rata-rata kemampuan literasi informasi siswa adalah 72 10% dengan kategori cukup. Hasil skor rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa adalah 76 5% dengan kategori baik. Berdasarkan rincian hasil penelitian dengan menggunakan pedoman intepretasi koefisien korelasi terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan literasi informasi dengan kemampuan membaca pemahaman siswa sebesar 0 624 yang termasuk dalam ketegori kuat. Berdasarkan hasil penelitian hubungan antara kemampuan literasi informasi dengan kemampuan membaca pemahaman siswa dapat dikategorikan memiliki hubungan yang kuat. Oleh karena itu kepada guru khususnya guru mata pelajaran bahasa Indonesia disarankan untuk memperkenalkan serta menerapkan literasi informasi sedini mungkin untuk meningkatkan kualitas pada proses belajar di kelas. Kegiatan ini dapat diaplikasikan dengan memberikan latihan literasi informasi kepada siswa yang berhubungan dengan kegiatan membaca. Kedua kepada siswa untuk meningkatkan minat dan kebiasaan dalam membaca sehingga memiliki tingkat pemahaman yang tinggi akan pengetahuan dan informasi yang diperoleh. Ketiga kepada peneliti selanjutnya untuk menjadikan penelitian ini sebagai bahan referensi atau rujukan untuk penelitian selanjutnya.