Skripsi
Studi komunitas burung air pada musim kemarau di Waduk Sengguruh Kabupaten Malang / Saidatul Ahadah
Abstrak
Burung air merupakan sekelompok spesies burung yang kelangsungan hidupnya sangat bergantung dengan lingkungan aquatik. Keberadaan burung air pada suatu kawasan lahan basah dapat digunakan sebagai tanda untuk mengetahui kualitas kawasan tersebut. Perbedaan musim juga dapat mempengaruhi tingkat keaekaragaman jenis burung air di suatu wilayah sehingga perlu dilakukan menitoring keanekaragaman jenis burung pada musim kemarau dan kondisi habitatnya penting dilakukan dalam rangka perlindungan burung agar terjaga kelestariannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui jenis burung air yang terdapat di area Waduk Sengguruh Kabupaten Malang pada musim kemarau (2) untuk mengetahui keanekaragaman komunitas jenis burung air pada musim kemarau di area Waduk Sengguruh Kabupaten Malang (3) untuk mengetahui hubungan antara keanekaragaman komunitas burung air dengan kondisi lingkungan di kawasan Waduk Sengguruh Kabupaten Malang. Penelitan ini di harapkan dapat sebagai sumber informasi tentang jumlah populasi burung air pada musim kemarau di Waduk Sengguruh dan Data dari penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar ilmiah penting dalam mengelola serta menjaga kelestarian burung dan lingkungan yang ada di kawasan Waduk Sengguruh Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan menggunakan metode point count. Penelitian ini dilaksanakan sekitar bulan Oktober sampai November 2019 pada 5 titik dengan 3 kali ulangan. Pengamatan pada setiap titik dilakukan pada 3 waktu yang berbeda yaitu pagi (06.00-08.00 WIB) siang (11.00-13.00 WIB) dan sore hari (15.00-17.00 WIB). Setiap jenis burung air yang ditemukan dicatat jumlahnya keberadaan dan aktivitasnya. Selain itu kondisi lingkungan pada masing-masing juga diamati dan dicatat. Hasil dari pengamatan di Waduk Sengguruh Kabupaten Malang terdapat 4 Famili dari 15 spesies burung air yaitu Famili Ardeidae Famili Alcedinidae Famili Rallidae dan Famili Scolopacidae. Indeks keanekaragaman (H rsquo ) jenis burung memiliki nilai 2 06 tergolong masuk dalam kategori sedang. Indeks kemerataan (E) jenis memperoleh nilai 0 76 tergolong masuk dalam kategori stabil. Indeks kekayaan (R) jenis memperoleh nilai sebesar 2 21 tergolong masuk dalam kategori rendah. Nilai frekuensi perjumpaan (Fi) tertinggi pada Ardeola speciosa Todiramphus chloris dan Amaurornis phoenicurus. Nilai untuk hasil Indek Kelimpahan Relatif (IKR) tinggi dengan nilai gt 20% pada Ardeola speciosa sebesar 40 64. Nilai dominansi tertinggi diperoleh Ardeola speciosa yang termasuk dalam kategori dominansi jenis rendah (0 41).