Tugas Akhir
Pengaruh bahan tambah styrofoam terhadap campuran hot rolled sheet-wearing course (IIRS-WC) gradasi senjang ditinjau dari parameter marshall / Risna Ambarwati
Abstrak
HRS-WC merupakan lapisan aus permukaan jalan yang berinteraksi langsung dengan beban kendaraan lalu lintas dan suhu sehingga dari interaksi tersebut jalan mengalami deformasi keretakan kerusakan tekstur permukaan seperti kehilangan material perkerasan secara berangsur-angsur. Upaya untuk meningkatkan kualitas dilakukan dengan menambahkan bahan tambah kedalam campuran aspal yang digunakan. Sehingga penelitian ini menggunakan limbah styrofoam sebagai bahan tambah perkerasan jalan HRS-WC ditinjau dari parameter marshall. Penggunaan styrofoam sebagai bahan tambah dikarenakan styrofoam memiliki sifat termoplastik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan styrofoam sebagai bahan tambah campuran aspal HRS-WC Gradasi Senjang ditinjau dari parameter marshall. Metode penelitian ini diawali dengan (1) Menyiapkan alat dan bahan (2) Pengujian bahan meliputi agregat filler dan aspal (3) Pembuatan benda uji dengan kadar aspal 6% 6 5% 7% 7 5% dan 8% terhadap berat total agregat sebanyak 3 buah untuk masing-masing kadar untuk mendapatkan Kadar Aspal Optimum (KAO) (4) Pembuatan 18 buah benda uji dengan bahan tambah styrofoam pada campuran aspal HRS-WC sebesar 0% 3% 6% 9% 12% dan 15% terhadap berat aspal (5) Pengujian marshall untuk penentuan Kadar Styrofoam Optimum. Spesifikasi campuran dan pengujian bahan mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga Divisi 6 Tahun 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Karakteristik bahan penyusun campuran HRS-WC yaitu aspal dan agregat telah memenuhi spesifikasi (2) Kadar aspal optimum pada kadar 7% dan nilai tersebut menjadi acuan kadar aspal dalam melakukan penelitian (3) Kadar terbaik penambahan limbah styrofoam sebagai bahan tambah lapisan HRS-WC yaitu kadar 9% dengan stabilitas flow MQ VIM VMA dan VFB yang semuanya sudah memenuhi spesifikasi dari Direktorat Jenderal Bina Marga 2018.