UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Harmoni kehidupan Orang Loloda Perantauan dalam cerita rakyat: kajian antropologi sastra / Betsi Rooroh

Rooroh, Betsi - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Rooroh Betsi. 2020. Harmoni Kehidupan Orang Loloda Perantauan dalam Cerita Rakyat Kajian Antropologi Sastra. Disertasi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Djoko Saryono M.Pd Pembimbing (II) Prof. Dr. Maryaeni M.Pd Pembimbing (III) Dr. Yuni Pratiwi M.Pd. Kata Kunci kualitas diskresi strategi shy harmoni cerita rakyat Saat ini para tetua Orang Loloda Perantauan (OLP) sangat mengkhawatirkan keberlangsungan pewarisan cerita rakyat mereka. Globalisasi telah mengikis kebiasaan yang sering dilakukan warganya yakni kebiasaan bercerita untuk mentransmisikan kekayaan kepribadian leluhur OLP. Beberapa orang dari tetua OLP ini adalah juru cerita. Kehidupan mereka belum sepenuhnya terkontaminasi dengan dunia modern. Para juru cerita ini masih memelihara ingatan tentang leluhur dan sebaiknya ingatan ini dimunculkan untuk didokumentasikan dalam bentuk cerita rakyat. Setelah terdokumentasi cerita rakyat dapat dikemas kembali menjadi bentuk sastra lainnya agar dapat menarik minat generasi milenial OLP untuk menikmati memaknai pesan serta menimbulkan semangat cinta mereka pada sastra dan budaya lokal. Pewarisan kepribadian leluhur diperlukan untuk pemantapan kepribadian generasi milenial OLP. Dengan dasar kepribadian lokal yang tangguh mereka akan mampu bertahan dalam tatanan kehidupan global. Upaya pendokumentasian dan pengkajian cerita rakyat memiliki tujuan umum untuk mengenalkan kepribadian luhur dari leluhur mereka. Kepribadian luhur berupa pola hidup yang harmoni dalam fakta literer cerita rakyat OLP ditransmisikan melalui fakta sosial peranan dan visi dari masing-masing tokoh cerita. Penelitian kualitatif ini menggunakan kajian antropologi sastra. Fokus penelitiannya adalah untuk menemukan kualitas diskresi para tokoh dalam membangun harmoni kehidupan menemukan strategi berkehidupan yang harmoni dari para tokoh cerita dan melihat bagaimana realisasi para tokoh mengharmonikan dirinya dengan alam dengan sesama dan dengan dirinya sendiri. Temuan kualitas diskresi epik dalam cerita rakyat berupa kebijakan para tokoh cerita merepresentasikan tokoh manusia yang epik atau melegenda dalam berkehidupan yang harmoni seperti tokoh warga tokoh raja dan keluarga raja tokoh pengawal kerajaan tokoh perompak Mindanau tokoh tetua adat dan tokoh yang dikiaskan dalam sebuah cerita fabel. Kualitas diskresi novelistik merepresentasikan peranan masing-masing tokoh cerita. Temuan kualitas diskresi novelistik berupa peranan tokoh warga yang patuh pada aturan yang baik dan kesadaran mengenalkan komunitas. Peranan raja dan keluarga yakni memberi pemahaman kepada warga pentingnya pelestarian alam menetapkan tradisi memperjuangkan emansipasi mengintrospeksi diri sendiri. Peranan pengawal kerajaan yakni mengaplikasikan aturan raja dan menjalankan tugas dengan gagah berani. Peranan tokoh adat yakni bertanggung jawab untuk melanjutkan tradisi kepada generasi selanjutnya merancang acara adat komunitas dan memperkenalkan harmoni manusia dengan alam. Peranan tokoh cerita fabel yakni menjaga persahabatan. Peranan tokoh cerita perompak Mindanau yakni menghubungkan Orang Loloda Perantauan dengan rencana mereka merantau ke tanah Sulawesi dan membantu raja serta pasukan raja mengenalkan pola hidup rajin kepada warga. Pada kualitas diskresi struktur bermakna(pandangan dunia) ditemukan visi masing-masing tokoh cerita dalam mewujudkan harmoni kehidupan. Temuan pandangan hidup warga yakni belajar dari pengalaman memahami dan menjalankan aturan yang baik ketulusan hati menyadari perbedaan budaya dan menjaga budaya komunitas. Pandangan hidup raja dan keluarga yakni pemimpin yang bijaksana membuka diri untuk memaafkan cinta mengalahkan kekerasan hati tidak memanfaatkan situasi diri pribadi yang anggun. Pandangan hidup pengawal kerajaan yakni resiko tanggung jawab tugas dan menangani suatu tugas dengan keahlian. Pandangan hidup tokoh adat yakni kehidupan yang harmonis antar anggota komunitas kehidupan yang harmonis antar anggota komunitas dan komunitas lainnya penghormatan yang tulus terhadap anggota baru dalam keluarga. Pandangan hidup menjaga persahabatan (cerita fabel) yakni balasan perlakuan buruk dan jangan menganggap enteng yang lemah. Temuan strategi harmoni kehidupan Orang Loloda Perantauan dalam cerita rakyat berupa tindak adaptasi sistem perilaku yakni saling menolong ramah terhadap sesama peran dalam lingkungan budaya pemberian diri kesetiaan pada tugas menempatkan diri sesuai situasi dan mengenalkan tradisi. Tindak adaptasi sistem ekonomi yakni kompeten dengan tugas dan mengambil keputusan yang sesuai. Tindak goal attainment atau pencapaian hidup sistem kepribadian yakni penghormatan kepedulian dan kesetiaan. Tindak pencapaian hidup sistem pemerintahan yakni kerjasama menyejahterakan memberi penghargaan fungsi kontrol dan musyawarah untuk mufakat. Tindak integrasi sistem sosial yakni membangun komunikasi yang baik dan merekatkan hubungan. Tindak integrasi komunitas kemasyarakatan yakni peranan tua-tua kampung terhadap keputusan raja dan memaksimalkan kewenangan sebagai pemangku adat. Tindak latency atau pemeliharaan pola sistem kultural yakni tradisi makan penyu tradisi cuci kaki dan tradisi meminang. Tindak pemeliharaan pola sistem fiduciari yakni belajar patuh meneruskan hal positif membina rumah tangga dan memahami peran. Realisasi hidup harmoni Orang Loloda Perantauan yang ditemukan dalam penelitian ini berupa harmoni diri dengan alam yakni merawat keberlanjutan hidup penyu alam dan kehidupan dan bahan dari alam simbol berkehidupan. Harmoni diri dengan sesama yakni kesamaan mewujudkan makanan kesukaan penghormatan kerja yang profesional dan tingkah laku yang baik (akhlak). Harmoni diri dengan diri yakni tantangan kehidupan memberi peran memberdayakan kesempatan menerima situasi dan menyadari kelemahan.


Informasi Detail
DDC
Rd 398.232 ROO h
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2020.
Deskripsi Fisik
xxii, 278 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01732/KI/21
Edisi
Disertasi (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. CERITA RAKYAT - MALUKU UTARA
2. FOLKLORE - NORTH MALUKU

Pembimbing
1. Djoko Saryono; 2. Maryeni; 3. Yuni Pratiwi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik