UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengaruh model colaborative problem solving dan self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah / Abdur Rofik

Rofik, Abdur - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Rofik A. (2020). Pengaruh Model Collaborative Problem Solving dan Self-Efficacy terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah. Disertasi. Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Punadji Setyosari M.Pd. M.Ed. (2) Prof. Dr. H. Mohammad Effendi M.Pd. M.Kes. (3) Dr. H. Sulton M.Pd. Kata kunci model Collaborative Problem Solving Collaborative Project-Based Learning Project Management Self-Efficacy dan kemampuan pemecahan masalah. Hasil studi terbaru yang meneliti tren dalam teknologi pembelajaran menujukkan bahwa arah pembelajaran telah berubah. Perubahan ini didasarkan pada suatu tuntutan di mana untuk menghadapi dunia yang semakin kompleks pebelajar membutuhkan keterampilan tambahan dari disiplin utama yang mereka pelajari di kelas seperti keterampilan pemecahan masalah kolaborasi dan keterampilan berpikir kreatif-kritis. Keterampilan ini sangat penting untuk dikuasai pebelajar mengingat masalah utama yang terjadi adalah kemampuan pemecahan masalah mereka sangat rendah ketika menyelesaikan tugas-tugas kompleks pembelajaran berupa menciptakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PAI. Mahasiswa sangat kesulitan untuk menganalisis setiap komponen RPP PAI dan menciptakannya ke-dalam suatu rancangan yang komprehensif. Untuk menyelesaikan masalah ini model Collaborative Problem Solving (CoLPS) dan Collaborative Project-Based Learning (CPBL) dipromosikan sehingga dapat mengakomodir kebutuhan belajarnya dengan cara berlatih memecahkan masalah secara kolaboratif berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki. Selain menerapkan kedua model ini faktor lain yang digunakan untuk mengukur kemampuan/kesuksesan pebelajar dalam memecahkan masalah kompleks berupa tugas proyek adalah self-efficacy (SE). SE yang digunakan dalam penelitian ini adalah SE spefifik yaitu Project Management Self-Efficacy (PMSE). Secara spesifik penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok mahasiswa yang diajar dengan model CoLPS dan mahasiswa yang diajar dengan model CPBL dalam mengembangkan desain pembelajaran PAI (2) perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok mahasiswa yang memiliki PMSE tinggi dan mahasiswa yang memiliki PMSE rendah dalam mengembangkan desain pembelajaran PAI (3) interaksi antara model CoLPS dengan PMSE dan pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam mengembangkan desain pembelajaran PAI. Untuk mencapai ketiga tujuan di atas penelitian ini dirancang menggunakan desain kuasi ekperimen dengan rancangan The factorialized (2x2) version of nonequivalent control group design. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analysis of variance (ANOVA). Sampel penelitian berjumlah 65 orang mahasiswa calon guru PAI di Universitas Islam Raden Rahmat Malang (Unira). Data-data penelitian dikumpulkan menggunakan angket PMSE dan instrumen penilaian assessment performansi produk desain PAI awal dan akhir. Data kemudian dianalisis menggunakan program SPSS.20 pada taraf signifikansi sebesar 5% (p 0.05%). Hasil penelitian menujukkan bahwa (1) ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok mahasiswa yang diajar menggunakan model CoLPS dengan mahasiswa yang diajar menggunakan model CPBL dalam mengembangkan desain pembelajaran PAI (2) ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok mahasiswa yang memiliki PMSE tinggi dan rendah dalam mengembangkan desain pembelajaran PAI (3) ada interaksi antara model pembelajaran dengan PMSE dan pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam mengembangkan desain pembelajaran PAI.


Informasi Detail
DDC
Rd 378.176 ROF p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknologi Pendidikan, 2020.
Deskripsi Fisik
xviii, 378 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01749/KI/21
Edisi
Disertasi (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. PENDIDIKAN TINGGI (MAHASISWA) - PEMECAHAN MASALAH
2. MODEL PEMBELAJARAN - COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING
3. SELF EFFICACY
4. HIGHER EDUCATION (STUDENTS) - PROBLEM SOLVING

Pembimbing
1. Punaji Setyosari; 2. Mohammad Effendi; 3. Sulthon
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik